Mengonsumsi Tempe Mentah Berbahaya? Simak Penjelasan Ilmiahnya di Sini!
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Banyak orang menganggap tempe mentah lebih sehat karena diyakini masih mengandung probiotik alami. Namun, di sisi lain, sejumlah pakar kesehatan memperingatkan bahwa memakan tempe tanpa dimasak bisa membawa risiko serius. Jadi, apakah tempe mentah benar-benar aman untuk dikonsumsi?
Melansir Alodokter, tempe sebagai bahan makanan tradisional yang kaya protein nabati telah menjadi salah satu sumber gizi utama masyarakat Indonesia. Selain protein, tempe juga mengandung berbagai zat penting, seperti serat, lemak sehat, vitamin B kompleks (termasuk B2 dan B6), folat, zat besi, magnesium, zinc, hingga senyawa antioksidan isoflavon.
Apakah Tempe Mentah Lebih Bergizi?
Secara nutrisi, tempe mentah dan tempe matang memang memiliki komposisi yang hampir sama. Memasak tempe dapat mengurangi sebagian kecil kandungan vitamin dan antioksidannya, namun tidak secara signifikan. Artinya, tempe matang tetap menyimpan nilai gizi tinggi yang bermanfaat bagi tubuh.
Namun, ada sisi lain yang sering diabaikan. Tempe mentah mengandung senyawa antinutrisi, seperti asam fitat, yang bisa mengganggu penyerapan mineral penting seperti zat besi dan zinc. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, ini bisa memengaruhi kecukupan gizi dan menyebabkan defisiensi nutrien tertentu.


















