Ilustrasi - Para peserta mengikuti kontes menggendong istri di Burnaby, British Columbia, Kanada, pada 23 Juni 2024. (Foto: Xinhua)
JAKARTA, (ERAKINI) – Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) tahun 2025 akan tiba sebentar lagi. Dalam suasana semarak perayaan Hari Kemerdekaan RI, peran bapak-bapak di lingkungan sering kali mencuri perhatian, terutama saat lomba17 Agustus 2025.
Mereka tak hanya menjadi peserta yang antusias, tetapi juga penyemarak acara dengan aksi-aksi kocak yang menciptakan tawa bersama. Agar suasana makin meriah, panitia biasanya menyiapkan berbagai jenis perlombaan yang tidak hanya lucu, tetapi juga menantang dan mudah dinilai.
Sayangnya, mencari lomba yang sesuai untuk bapak-bapak kadang menjadi tantangan tersendiri. Harus seru, aman, menghibur, dan pastinya bisa dinilai secara adil. Berikut ini deretan idelomba yang dibagi dalam beberapa tema: kerja tim, ketangkasan, kekompakan pasangan, lomba unik, hingga tantangan kekinian!
Pasangan suami-istri harus bekerja sama dalam lomba ini. Sang suami bertugas menggendong istri sambil melewati berbagai rintangan seperti ban bekas, papan titian, atau jalan bergelombang.
Unsur hiburan: Banyak gaya gendongan aneh muncul, dari gaya superman hingga nyaris jatuh. Ekspresi gugup dan tawa pasangan bikin suasana makin hangat.Penilaiannya adalah, pasangan yang tercepat mencapai garis akhir tanpa terjatuh adalah pemenangnya.
Ini adalah lomba penuh tantangan kreatif dan komedi. Para suami ditantang untuk merias wajah istri mereka—namun dengan mata tertutup. Mereka hanya bisa mengandalkan sentuhan dan ingatan.
Unsur hiburan: Hasil make-up yang tidak sesuai harapan, seperti alis di atas jidat atau lipstik melenceng jauh dari bibir, selalu sukses mengundang tawa. Penilaiannya adalah, hasil riasan dibandingkan dengan foto asli sang istri, dan dinilai oleh juri berdasarkan kreativitas dan kemiripan.
Bayangkan harus menyanyi lagu pilihan sambil jongkok tanpa berdiri sama sekali—itulah tantangan utama dalam lomba ini. Tidak hanya tes suara, tapi juga daya tahan fisik!
Unsur hiburan: suara yang mulai goyah, nafas terengah, dan posisi tubuh yang tak stabil membuat perlombaan ini jadi tontonan yang super kocak. Penilaiannya adalah, peserta yang mampu bertahan jongkok paling lama sambil tetap menyanyi dengan nada stabil akan keluar sebagai pemenang.
Kalau biasanya lomba makan kerupuk hanya mengandalkan kecepatan, kali ini ada tambahan tantangan: peserta memakai helm yang menutupi sebagian wajah. Helm membuat penglihatan terbatas, sehingga mereka harus ekstra usaha untuk menggigit kerupuk yang digantung.
Unsur hiburan: Gerakan kepala peserta yang spontan dan membabi buta mirip ayam mencari makan selalu memancing tawa.Penilaiannya adalah, peserta pertama yang habis makan kerupuknya menjadi juara.
Perlombaan ini menguji kesabaran dan koordinasi. Setiap peserta harus memindahkan tepung dari satu wadah ke wadah lainnya menggunakan sendok yang digigit. Tangan tidak boleh digunakan, melainkan harus disilangkan di belakang punggung.
Unsur hiburan: Wajah peserta yang penuh tepung sering kali berubah jadi mirip tokoh film horor, tapi ekspresinya justru bikin ngakak. Penilaiannya adalah tim dengan jumlah tepung terbanyak dalam wadah akhir dalam waktu 3 menit jadi pemenang.
6. Tarik Tambang Versi Kolam Air Lomba ini adalah versi menyegarkan dari tarik tambang klasik. Para peserta dibagi menjadi dua tim dan saling tarik-menarik di atas kolam dangkal atau kolam tiup. Tim yang kalah keseimbangan biasanya tercebur duluan ke air, menimbulkan adegan lucu penuh cipratan.
Unsur hiburan: Aksi terjatuh ke air dengan gaya tak terduga dan wajah panik peserta bikin semua penonton terpingkal.Penilaiannya adalah, tim yang sukses menjatuhkan seluruh anggota lawan ke dalam kolam dinyatakan menang.
Itulah berbagai inspirasi lomba 17 Agustus khusus untuk bapak-bapak yang dijamin bakal mengundang gelak tawa warga dan menambah semangat kebersamaan di tengah momen kemerdekaan. Selamat menyambut Hari Kemerdekaan dengan penuh tawa dan semangat!