Search

Sering Diabaikan, Ini Tanda dan Gejala Tumor Otak yang Wajib Diwaspadai

JAKARTA, (ERAKINI) - Hari Tumor Otak Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 8 Juni, menjadi momentum untuk lebih mengenal penyakit yang sering kali terabaikan, yakni tumor otak.

Tumor otak adalah pertumbuhan sel-sel di dalam atau di dekat otak. Tumor otak bisa terjadi di jaringan otak. Tumor otak juga bisa terjadi di dekat jaringan otak. Lokasi terdekatnya antara lain saraf, kelenjar pituitari, kelenjar pineal, dan selaput yang menutupi permukaan otak.

Ada banyak jenis tumor otak. Beberapa jenis tumor otak biasanya bersifat kanker. Jenis ini disebut tumor otak ganas. Ada juga beberapa jenis tumor otak yang tidak bersifat kanker atau tumor otak jinak.

Tumor otak jinak cenderung tumbuh lambat. Sedangkan tumor otak ganas cenderung tumbuh dengan cepat. Tanda dan gejala tumor otak bergantung pada ukuran dan lokasinya. Gejala juga bergantung pada seberapa cepat pertumbuhan tumor otak, yang juga disebut tingkatan tumor.

Sakit kepala, yang dialami oleh hampir separuh dari penderita tumor otak, adalah salah satu gejala yang paling umum. Namun, kondisi ini juga bisa disertai dengan sejumlah gejala lainnya . Dikutip dari mayoclinic-org, Sabtu (8/6/2024), berikut tanda dan gejala umum tumor otak yang wajib diwaspadai:

- Kepala terasa sakit atau terasa tertekan secara intens, terutama pada pagi hari.
- Kepala terasa sakit lebih sering dan terasa lebih hebat dari biasanya.
- Kepala terasa sakit dengan karakteristik sakit kepala tegang atau migrain.
- Mual atau muntah.
- Masalah penglihatan seperti pandangan kabur/buram, atau kehilangan penglihatan pada satu sisi.
- Kehilangan sensasi atau gerakan pada lengan atau kaki.
- Gangguan keseimbangan.
- Kesulitan berbicara.
- Rasa kelelahan yang berlebihan.
- Kebingungan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
- Gangguan memori.
- Kesulitan mengikuti instruksi sederhana.
- Perubahan dalam kepribadian atau perilaku.
- Kejang, terutama jika sebelumnya tidak ada riwayat kejang.
- Masalah pendengaran.
- Pusing atau sensasi seperti dunia berputar (vertigo).
- Rasa lapar yang berlebihan dan peningkatan berat badan.

Tumor otak yang bukan bersifat kanker cenderung menimbulkan gejala yang berkembang secara perlahan. Hal ini menyebabkan gejala halus yang tidak disadari pada awalnya. Gejalanya kemudian bertambah buruk setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun.