Over budget usai Lebaran memang relatif sulit dihindari. Apalagi menjelang Lebaran pengeluaran pasti meningkat karena banyaknya kebutuhan. Hal ini terjadi karena kebiasaan tidak menyusun rencana keuangan, lupa membagi transaksi berdasarkan kebutuhan dan keinginan, belanja tanpa mengutamakan prioritas, dan mengambil dana darurat (tabungan) untuk kebutuhan ekstra saat Lebaran.
Walaupun demikian, bukan berarti kondisi keuangan pascalebaran tidak bisa dibenahi. Untuk itu, penting memastikan kondisi keuangan tetap stabil, terutama bagi pekerja kantoran atau karyawan yang hanya punya aktif income alias cuma gaji bulanan. Sebab, masih ada beberapa hari ke depan transferan gaji masuk rekening.
Dirangkum dari laman resmi OJK dan berbagai sumber, Rabu (17/4/2024)), berikut beberapa tips berbenah keuangan pascalibur dan Mudik Lebaran:
1. Periksa Catatan Keuangan selama Ramadhan dan Libur Lebaran
Sudah menjadi hal lumrah jika pengeluaran Lebaran bertambah karena adanya pengeluaran tambahan untuk membayar zakat, tiket mudik, liburan, atau oleh-oleh/hampers. Bahkan banyak yang over budgetalias di luar perkiraan.
Jadi, ada baiknya periksa kembali catatan pengeluaran, apakah sudah sesuai dengan dana yang dianggarkan? Anda bisa melihat letak pos-pos pengeluaran yang paling tinggi dan mengatur kembali rincian pengeluaran yang memang tidak terlalu penting.
2. Segera Lunasi jika Ada Utang
Memanfaatkan paylater atau produk pinjaman untuk berbelanja memang mudah, tapi perlu diingat ada bunga dan biaya yang perlu dibayarkan. Agar utang tidak membebani keuangan sebaiknya segera lunasi utang tersebut. Hindari kebiasaan “gali lubang tutup lubang”.
3. Batasi Pengeluaran Harian
Untuk memperbaiki cash flow keuangan perlu berhemat. Untuk itu, buat anggaran kebutuhan pokok berdasarkan skala prioritas, sesuaikan dengan dana yang dimiliki dan hindari menambah utang.
Anda juga bisa memperbaiki cash flow dengan membuat rincian daftar belanjaan sesuai kebutuhan, termasuk mengurangi kebiasaan makan di luar.
4. Pertahankan Kebiasaan Hemat saat Ramadhan
Selama bulan Ramadhan, pasti ada hal baik yang sudah dilakukan. Misalnya membeli makanan secukupnya yang lebih hemat. Meski bulan Ramadhan telah berlalu, kebiasaan baik seperti ini tentu perlu dipertahankan.
Untuk ini Anda harus mencoba mengurangi kebiasaan nongkrong di kafe atau makan di luar. Kemudian, kurangi aktivitas yang konsumtif da, tunda pengeluaran tersier seperti belanja barang mewah. Sebaiknya fokus pada uang yang dimiliki sampai hari gajian tiba.
Itulah beberapa tis membehahi keuangan usai libur Lebaran. Untuk menambahkan pemasukan sebaiknya memanfaatkan dan mencari peluang pendapatan tambahan. Misalnya mencari pekerjaan sampingan atau usah kecil-kecilan.