JAKARTA (ERAKINI)- Hong Kong menjadi salah satu negara dan kota favorit wisatawan Asia Tenggara terutama Indonesia untuk berlibur. Apalagi, kini Hong Kong juga banyak terdapat restoran halal, tempat ibadah bagi traveler muslim.
Hal ini terlihat saat konten kreator Ayudia C, kembali menginjakkan kaki di Hong Kong, dimana kali ini sebagai seorang ibu dan seorang traveler Muslim. Dia mempunyai serangkaian ekspektasi yang berbeda. Namun, yang ditemukan justru adalah sebuah destinasi yang tidak hanya memenuhi ekspektasinya, tetapi juga melampauinya, dalam hal praktis dalam pengalaman perjalanan, maupun pengalaman pribadi lainnya yang mendalam.
Akomodasi Ramah Muslim
Bagi keluarga Ayudia, menemukan tempat menginap yang mudah diakses adalah hal yang penting. Namun, aksesibilitas saja tidak cukup—fasilitas yang ramah bagi wisatawan Muslim juga menjadi kebutuhan utama. Itulah sebabnya ia dan keluarganya memilih menginap di AKI Hong Kong–MGallery. Hotel ini memberikan ketenangan selama liburan mereka di Hong Kong karena menyediakan fasilitas ramah Muslim seperti penanda arah kiblat, sajadah, serta area sarapan yang menyediakan makanan halal.
“Semuanya sangat memudahkan kami, baik keluarga saya dan para anggota tim, hanya perlu berjalan kaki 5 menit untuk mencapai Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre, tempat kami bisa salat dan menikmati dim sum halal untuk brunch. Selain itu, jaraknya hanya sekitar 6 menit berjalan kaki dari stasiun MTR terdekat,” ujarnya.
Pengalaman Kuliner Bersertifikat Halal di Hong Kong
“Saya yakin, perjalanan ke Hong Kong tidak lengkap tanpa mencoba dim sum, hakau, cheung fan, dan tentu saja semuanya harus halal,” ujarnya. Dan benar saja, ia menemukannya di Islamic Centre Canteen, yang terletak di lantai 5 Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre. Selain menyajikan dim sum halal, Islamic Centre Canteen juga menawarkan berbagai hidangan Tiongkok autentik yang benar‑benar wajib dicoba!
Ayudia juga merekomendasikan Wai Kee, sebuah kedai makanan yang sangat terkenal akan menu bebek panggang-nya, yang berlokasi di Bowrington Road Market, yang termasuk dalam kawasan Wan Chai/Causeway Bay di Hong Kong. “Sementara orang orang merekomendasikan Nasi Bebek Panggang, saya mencoba Mie Bebek Panggang, dan ini sama enaknya”, tambahnya.
Liburan Seru, Dengan Ibadah Tanpa Hambatan
Bagi Ayudia dan keluarganya, “Hong Kong memberikan rasa aman dan kenyamanan selama perjalanan keluarga kami. Di sini, saya bisa menikmati liburan sekaligus tetap menjalankan salat,” ujarnya.
Ia sempat berkunjung dan beribadah di Kowloon Mosque & Islamic Centre, masjid terbesar di Hong Kong. Lokasinya sangat mudah ditemukan karena berada di pusat kota. Saat Ayudia tengah berjalan-jalan di kawasan Tsim Sha Tsui, menyesap kopi, berbelanja, dan menikmati suasana kota, masjid tersebut berada tidak jauh dari tempat ia berada.
Ia juga mengunjungi Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre. Ayudia bahkan mengakui bahwa hal paling menenangkan selama perjalanan bersama keluarganya di Hong Kong adalah keberadaan beberapa restoran halal yang menyediakan ruang salat kecil. Bagi keluarganya, hal ini sangat membantu dan memberikan kenyamanan ekstra sepanjang perjalanan mereka.
Dari museum hingga ruang terbuka dan taman – tempat edukatif yang seru untuk anak-anak
Bagi Ayudia, mengunjungi museum adalah bagian favorit dari setiap liburannya. Ia bahkan berpendapat, “Nilailah sebuah kota dari museumnya.” Rekomendasi pertamanya adalah M+ di West Kowloon, salah satu museum terbesar di dunia yang berfokus pada budaya visual modern dan kontemporer. Bangunannya, desainnya, suasananya, semuanya begitu indah dan menginspirasi. Museum ini tidak pernah membosankan karena dipenuhi instalasi interaktif dan pameran musiman. Rasanya modern, artistik, dan sangat hidup.
Dari akses bebas visa hingga tata kotanya yang ringkas serta sistem transportasi publik yang mulus, Hong Kong terasa sangat mudah untuk dijelajahi. Baik saat naik MTR, berjalan di sepanjang tepi laut, menyusuri kawasan ramai seperti Tsim Sha Tsui, maupun menaiki trem ikonik Ding Ding, setiap perjalanan terasa aman dan menyenangkan.
“Bagi Sekala, ia begitu bersemangat karena semuanya terasa seperti petualangan dengan moda transportasi baru. Dan bagi kami sebagai orang tua, semuanya terasa aman dan mudah untuk dinavigasi,” ungkapnya.