Prof Nasar Resmikan Kantin Halal Koperasi Kemenag, Ingatkan Soal Aspek Tayyib
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Agama (RI) Prof Nasaruddin Umar meresmikan Kantin Halal yang dikelola Koperasi Kementerian Agama (Kopka) di kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/4/2025). Dalam kesempatan itu, Prof Nasar mengingatkan soal aspek tayyib dalam sebuah makanan.
“Ada yang halal tapi tidak tayyib, misalnya sudah basi. Itu tidak tayyib,” katanya.
Prof Nasar menjelaskan, keberkahan dalam makanan juga harus dihadirkan melalui cara-cara yang baik dan sesuai tuntunan agama.
“Kalau ingin berkah, hadirkan yang punya nama di depan kita, yaitu Tuhan. Bacalah Bismillahirrahmanirrahim,” ucapnya.
Menag membedakan antara makanan lahiriah dan makanan rohani. Makanan lahiriah, kata dia, meliputi nasi, kue, buah, dan kopi.
Sementara makanan rohani mencakup ilmu, zikir, dan doa. Lebih lanjut, Prof Nasar menekankan pentingnya membaca bismillah sebelum mengonsumsi keduanya.
“Kita biasa membiasakan anak-anak membaca bismillah saat makan. Tapi sebaiknya juga dibiasakan membaca bismillah saat membaca buku atau menerima ilmu, karena itu juga makanan rohani,” tuturnya.
Awalnya, Prof Nasar menyampaikan soal makanan halal yang tidak sekadar makanannya yang diperbolehkan agama, tetapi cara penyajian serta cara memperolehnya.
"Halal itu bukan hanya dagingnya yang harus halal, tapi cara memotongnya juga harus halal, cara memperolehnya juga harus halal," kata Prof Nasar.


















