BPJPH: Potensi Ekonomi Halal Dunia Capai Rp21.000 Triliun, Indonesia Baru Rebut 3%
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menekankan bahwa Jaminan Produk Halal (JPH) tidak semata menjadi instrumen perlindungan konsumen, tetapi juga merupakan pintu masuk menuju peluang ekonomi global yang sangat besar. Menurutnya, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbesar porsi kontribusinya dalam ekonomi halal dunia.
“Coba hitung dan catat baik-baik. Terjadi transaksi halal di seluruh dunia, kalau dikonversikan ke rupiah saat ini sekitar Rp21.000 triliun. Dari angka itu, pengusaha kita baru menghasilkan sekitar Rp673 triliun. Artinya, kontribusi kita baru sekitar 3 sampai 4 persen saja dari total transaksi halal dunia,” ujar Ahmad dalam sambutan virtual pada kegiatan Pembinaan Jaminan Produk Halal bagi Pelaku Usaha dan Stakeholder di Asrama Haji, Jakarta Timur, Jumat (25/4/2025).
















