BPJPH: Sertifikasi Halal Dorong Produk Dalam Negeri Bersaing di Pasar Global
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hassan mengatakan, sertifikasi halal terhadap produk dalam negeri menjadi kunci utama yang akan mendorongnya bersaing di pasar global. Karena itu, Haikal Hassan mengajak para pelaku usaha untuk tertib dalam mengurus sertifikasi halal di BPJPH.
"Jadi (produk halal) kita kalah bukan karena produk kita nggak halal, kita kalah karena kita belum tertib halal. Itu saja masalahnya. Ketika kita tertib halal tentu kita langsung melesat nomor satu dunia," kata Ahmad Haikal Hassan saat menggelar pertemuan bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), serta perwakilan sektor swasta, termasuk Sour Sally dan Halal Center Indonesia (HCI) di kantor Kemenekraf Jakarta, seperti dikutip erakini, Jumat (21/3/2025).
Dia mencontohkan beberapa pelaku usaha kecil dan menengah (UMK) yang berhasil menembus pasar ekspor setelah mendapatkan sertifikat halal.
"Misalnya Bu Tutik di Batu, Jawa Timur, produk keripiknya setelah bersertifikat halal berhasil diekspor ke Prancis. Juga ada Pak Ayep di Sukabumi, produknya tempe sudah bersertifikat halal, sekarang ekspor ke delapan negara. Juga ada Bu Entin dengan produk keripik pisang. Seperti Sour Sally ini, kita harus jadikan yang lain mengikutinya," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya turut mendukung upaya BPJPH dalam memperkuat produk halal nasional. Ia menekankan bahwa sertifikasi halal memberikan nilai tambah bagi produk Indonesia, khususnya dalam memperluas pasar global.















