Ketua MUI Prof Asrorun Niam: Generasi Muda Harus Paham Literasi Halal
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof. Dr. K.H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, meminta generasi muda memahami tentang literasi halal. Dia menegaskan pentingnya kesadaran generasi muda terhadap konsumsi pangan yang sehat, halal, dan baik atau thayyib.
Kiai Asrorun menyebut, kualitas generasi muda saat ini turut menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, pemahaman mengenai pangan halal perlu menjadi perhatian, terutama di kalangan santri.
“Masa depan, esok, tergantung anak-anak muda hari ini. Anak-anak muda santri menjadi salah satu tulang punggung di dalam menentukan arah negeri menuju lebih baik atau menjadi lebih buruk. Salah satu elemen terpentingnya adalah concern kita terkait dengan pangan. Bukan hanya sekadar sehat, tetapi juga halal,” ujar Asrorun seperti dikutip dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia, Selasa (27/10/2026).
Lebih lanjut, Prof Asrorun Niam menegaskan bahwa kesadaran terhadap pangan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai yang diyakini dan diterapkan dalam kehidupan.
Oleh karena itu, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai produk pangan yang dikonsumsi, termasuk memastikan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Islam.
Dalam ajaran Islam, konsep halal berkaitan erat dengan thayyib, yakni prinsip yang menekankan kebaikan. Kedua konsep tersebut menjadi landasan penting dalam memahami pangan yang dikonsumsi.

















