3 Makanan Khas China yang Halal Dikonsumsi Umat Islam
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Meskipun mayoritas penduduk China menganut agama non-Islam, bukan berarti semua makanan di negara tersebut mengandung bahan-bahan yang diharamkan dalam Islam, seperti babi. Beberapa makanan khas China ternyata halal dan bisa dinikmati oleh umat Islam. Makanan-makanan ini mudah ditemukan di restoran atau pedagang kaki lima di China, serta bisa dengan mudah dibuat di rumah.
Namun, bagi Anda yang sedang berada di China, sangat disarankan untuk bertanya terlebih dahulu mengenai rempah-rempah yang digunakan dalam masakan, karena terkadang ada bahan tambahan yang tidak halal. Berikut adalah tiga pilihan makanan khas China yang halal dan lezat untuk dinikmati bersama keluarga!
1. Bebek Peking

Bebek Peking adalah salah satu makanan khas China yang halal dan cukup terkenal. Hidangan ini berasal dari Beijing, dan dahulu hanya dihidangkan untuk kaisar. Bebek Peking terbuat dari bebek yang dipanggang dan dibumbui dengan rempah-rempah serta kecap. Hidangan ini sangat terkenal di seluruh dunia karena rasanya yang lezat.
Di restoran kelas atas, bebek peking sering disajikan utuh dan dipotong langsung di depan pelanggan. Dihidangkan dengan saus manis, kulit daging bebek yang dipanggang hingga garing sangat nikmat jika dimakan selagi hangat. Bebek memiliki kandungan lemak tak jenuh yang tinggi, hampir setara dengan mentega dan minyak zaitun, serta kaya akan protein, vitamin B kompleks, selenium, fosfor, dan zat besi.
2. Ayam Kung Pao
.webp)
Ayam Kung Pao adalah hidangan khas China lainnya yang halal. Dengan rasa pedas, manis, dan gurih, ayam kung pao cocok di lidah orang Indonesia. Hidangan ini terbuat dari ayam yang dipotong dadu, kacang, daun bawang, saus spesial, dan irisan cabe.
Ayam Kung Pao berasal dari daerah Sichuan yang terkenal dengan lada khasnya. Meskipun lada Sichuan cukup pedas, di luar daerah asalnya, ayam kung pao biasanya disajikan dengan rasa yang lebih ringan. Di Indonesia, hidangan ini sering dimodifikasi agar lebih mudah dijangkau dengan bahan-bahan yang lebih umum. Ayam Kung Pao dimasak bersama bawang putih, jahe, dan saus yang dicampur sedikit maizena. Rasanya yang kaya dan pedas ini sangat nikmat disajikan dengan nasi putih hangat.
3. Nasi Hainam

Nasi Hainan atau yang lebih dikenal di Indonesia sebagai nasi Hainam juga merupakan makanan khas China yang halal. Hidangan ini diyakini dibawa oleh imigran dari provinsi Hainan ke Asia Tenggara. Kelezatan nasi Hainam sudah tidak diragukan lagi.
Di Singapura, nasi Hainam dibuat dengan merebus ayam utuh di suhu tertentu untuk mematangkan ayam dan sekaligus menghasilkan kaldu. Setelah itu, ayam dicelupkan ke air dingin agar kulitnya kenyal seperti jelly dan digantung hingga kering. Kaldu ayam tersebut digunakan untuk memasak nasi bersama jahe, bawang putih, dan daun pandan, sehingga menciptakan cita rasa nasi Hainam yang harum, lezat, dan sulit untuk ditolak.
Dengan berbagai pilihan makanan halal ini, Anda bisa menikmati cita rasa khas China yang lezat tanpa khawatir melanggar syariat Islam. Pastikan untuk selalu bertanya mengenai bahan-bahan yang digunakan agar dapat menikmati hidangan dengan tenang!

















