Poster resmi film thriller psikologis 'The Plague'. Film ini bakal hadir 24 Desember 2025 dengan membawa teror masa remaja ketika lelucon jadi mimpi buruk. (Foto: IMDb).
JAKARTA, (ERAKINI) - Kengerian yang kerap tersembunyi dalam dinamika pergaulan remaja kini hadir dalam wujud paling mencekam melalui film ‘The Plague’. Filmthrillerpsikologis ini akan di New York dan Los Angeles pada 24 Desember, sebelum meluas ke seluruh Amerika Serikat pada 2 Januari lewat Independent Company.
Film ini menggali tema intimidasi, dinamika kekuasaan dalam kelompok remaja, hingga ketakutan yang tumbuh ketika seseorang berusaha bertahan di lingkungan yang tidak memberi ruang untuk kelemahan.
Joel Edgerton memimpin jajaran pemain, didampingi aktor-aktor muda pendatang baru seperti Everett Blunck, Kayo Martin, dan Kenny Rasmussen. Film ini juga diperkuat oleh jajaran produser kawakan, mulai dari Joel Edgerton sendiri, hingga Steven Schneider (Insidious, Paranormal Activity), Roy Lee (IT, Weapons), Lizzie Shapiro (Shiva Baby), Lucy McKendrick, dan Derek Dauchy (Late Night with the Devil).
Dibuat menggunakan kamera film 35mm, The Plague pertama kali diputar di Festival Cannes tahun ini dan meraih standing ovation selama 11 menit. Berikut ini sinopsisnya!
Melansir Bloody Disgusting, film ‘The Plague’ mengambil latar sebuah perkemahan polo air khusus anak laki-laki. Film ini mengikuti kisah Ben, seorang bocah pemalu berusia 12 tahun yang berjuang menghadapi kecemasan sosial.
Ia kesulitan menavigasi tekanan sosial di perkemahan polo air yang sarat persaingan. Hidupnya berubah ketika ia menjalin persahabatan dengan Eli, anak yang dikucilkan dan dianggap membawa ‘wabah’. Seiring tekanan kelompok yang makin intens, Ben dihadapkan pada kekejaman yang semakin nyata, hingga garis antara candaan berbahaya dan kekerasan brutal mulai kabur.
Situasi menjadi semakin kelam ketika ia terseret dalam tradisi brutal yang menjadikan satu anak sebagai kambing hitam dan menamainya sebagai pembawa ‘The Plague’. Seiring waktu, batas antara permainan kejam dan ancaman nyata mulai mengabur, membuat sang tokoh mulai mencurigai bahwa ada sesuatu yang jauh lebih gelap tersembunyi di balik ritual itu.
Penulis sekaligus sutradara Charlie Polinger mengungkapkan bahwa ia terinspirasi dari film-film bertema tubuh dan psikologi seperti Carrie, Raw, Black Swan, dan Eighth Grade. “Saya selalu tertarik pada cerita yang menggali ketakutan sosial, kerentanan, perubahan, dan tubuh, tetapi narasi seperti ini hampir selalu berfokus pada tokoh perempuan muda. Sementara itu, kisah tentang anak laki-laki sering dikemas dengan nada maskulin atau nostalgis, jarang membiarkan karakter laki-laki menjadi pusat horor. Padahal horor sejati menuntut kerentanan, dan maskulinitas tradisional sering kali menutup ruang itu,” katanya.
The Plague dijadwalkan kembali hadir di panggung internasional melalui Festival Film Cannes 2025. Rilis bioskop di Prancis dimulai pada 24 Desember 2025.