Tentang Ketupat dan Filosofinya, Kenapa Dikaitkan dengan Hari Raya Idul Fitri?
Riduwan
KETIKA Hari Raya Idul Fitri tiba, berbagai macam menu makanan dan minuman turut serta meramaikan euforia lebaran tersebut. Pasalnya, lebaran Idul Fitri menjadi ajang perkumpulan dan saling mengunjungi dilakukan. Otomatis untuk menyambut tamu, tuan rumah akan menyiapkan beberapa menu sebagai santapan.
Biasanya ada satu menu yang tidak pernah ketinggalan dari deretan menu hidangan lebaran yaitu ketupat yang disertai opor, dan sambel goreng. Bukan tanpa alasan ketupat menjadi makanan khas lebaran. Terdapat kandungan filosofi mendalam dari tradisi ketupat saat lebaran.
Melansir dari website resmi desa Kedungboto Limbangan, hidangan kupat saat lebaran telah diwariskan oleh seorang penyebar agama Islam di Indonesia yakni Sunan Kalijaga sejak abad ke ke-15 hingga 16.
Sunan Kalijaga ketika memasuki lebaran menjadikan ketupat hidangan wajib sebagai salah satu media akulturasi dakwah untuk menyatukan budaya Jawa dengan nilai-nilai Islam.


















