Search

Kesunnahan Mengumandangkan Takbir pada Malam Idulfitri

JAKARTA, ERAKINI- Salah satu amalan yang dianjurkan pada malam Hari Raya Idulfitri adalah mengumandangkan takbir. Tradisi ini tidak hanya menandai berakhirnya bulan Ramadan, tetapi juga menjadi bentuk ungkapan rasa syukur umat Islam atas berbagai karunia yang diberikan Allah SWT.

Takbir mencerminkan rasa syukur atas hidayah yang diberikan, sehingga umat Islam dapat menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh dengan amal kebaikan.

Anjuran membaca takbir pada malam Idulfitri juga termaktub dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surah Al-Baqarah ayat 185. Allah SWT berfirman:

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya: “Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Dalam penjelasannya, ulama asal Banten, Syekh Nawawi al-Bantani, dalam kitab Marah Labid (Juz I, hal. 61), menyebutkan bahwa ayat tersebut memuat beberapa perintah penting.

Pertama, perintah untuk mencukupkan jumlah puasa, termasuk mengganti (qadha) puasa yang terlewat selama bulan Ramadan. Kedua, anjuran untuk mengumandangkan takbir pada hari raya. Ketiga, perintah untuk mengagungkan Allah atas hidayah yang telah diberikan-Nya.

Lafaz “walitukmilul ‘iddata” diartikan sebagai “mencukupkan bilangan”, yakni memastikan jumlah puasa sesuai dengan hari yang ditinggalkan. Hal ini penting mengingat jumlah hari dalam bulan hijriah bisa 29 atau 30 hari.

Selain itu, kesunnahan membaca takbir juga dijelaskan oleh Syekh Muhammad bin Qasim al-Ghazi dalam kitab Fathul Qarib (hal. 103). Ia menyebutkan bahwa takbir disunnahkan bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dalam berbagai kondisi. Takbir dapat dikumandangkan di rumah, dalam perjalanan, di lingkungan permukiman, jalanan, masjid, maupun pasar.

Adapun waktu pelaksanaannya dimulai sejak matahari terbenam pada malam Idulfitri hingga imam memasuki tempat pelaksanaan salat Id untuk memulai ibadah.