Ini Kata KH. Maimoen Zubair tentang Keberkahan Bulan Ramadhan
Riduwan
BULAN Ramadhan 1445 Hijriah telah memasuki puasa ke delapan. Bulan di mana umat Islam di seluruh dunia diwajibkan untuk berpuasa dengan sejumlah keutamaan. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم- « أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَك فرض الله عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ
Artinya: "Telah datang kepada kalian Ramadhan bulan penuh berkah (syahrun mubarokun), Allah Azza wa Jalla telah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya." (HR An-Nasai dan dishahihkan oleh Al-Albani di dalam Kitab Shahih Al-Jami')
Dari hadist tersebut, dikatakan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan.
KH. Maimoen Zubair menjelaskan dalam ceramah nya dalam bahasa Jawa bahwa salah satu keberkahan bulan Ramadhan ialah memudahkan orang masuk surga. Sebab, di bulan ini Allah memudahkan jalan umat-Nya untuk beribadah dengan dibelenggu nya setan-setan. Ia mengutip hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya (nomor 1079), yaitu:
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ
Artinya, “Jika bulan Ramadhan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelanggu.”
Sehingga, lanjut nya, apabila ada orang tetap bermaksiat di bulan Ramadhan, itu tandanya kelakuan dosa itu sudah menjadi kebiasaan.


















