Keutamaan dan Tata Cara Puasa Muharram
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Hari ini Sabtu (28/6/2025) masuk tanggal 2 Muharram 1447 H. Salah satu amalan yang dianjurkan pada bulan ini yaitu puasa. Puasa Muharram memiliki keutamaan besar bagi umat Muslim yang melaksanakannya.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut:
مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنَ الْمُحَرَّمِ فَلَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا
رواه الطبراني في المعجم الصغير. وفي الكبير: ثَلَاثُونَ حَسَنَةً
Artinya: Orang yang berpuasa sehari dari bulan Muharram, maka dengan puasa per harinya ia mendapatkan (pahala puasa) 30 hari. (HR At-Thabarani dalam Al-Mu'jamus Saghir)
Selain itu, puasa di bulan Muharram disebut sebagai puasa paling utama setelah puasa di bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW:
> عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
(HR Muslim)
Artinya: Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia berkata: 'Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardu adalah shalat malam."

















