Sikap Romantis Rasulullah SAW kepada Siti Aisyah yang Bikin Meleleh
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Rasulullah SAW dikenal bukan hanya sebagai pemimpin umat dan teladan dalam ibadah, tetapi juga sosok suami yang lembut dan penuh kasih. Salah satu bukti sikap romantis Nabi Muhammad SAW terlihat dari kisah-kisah yang diriwayatkan langsung oleh istrinya, Siti Aisyah RA.
Dalam berbagai hadis, Siti Aisyah kerap menceritakan bagaimana Rasulullah memperlakukan dirinya dengan penuh cinta, bahkan ketika ia sedang dalam keadaan haid.
Dalam ajaran Islam, perempuan yang sedang haid memang tidak boleh digauli secara fisik oleh suaminya. Namun, Nabi tetap menunjukkan kasih sayang dan kedekatan emosional yang hangat kepada Aisyah.
Dalam jurnal berjudul Romantisme Rasulullah dalam Perspektif Hadis Riwayat Sayyidah Aisyah RA karya Arif Friyadi, seperti dilansir Kamis (9/10/2025), dijelaskan bahwa sikap romantis Rasulullah merupakan wujud penghormatan terhadap perempuan, termasuk yang sedang haid.
Hal ini diriwayatkan langsung oleh Aisyah RA dalam hadis berikut:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ ، حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ ، عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : إِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيُؤْتَى بِالْإِنَاءِ ، فَأَشْرَبُ مِنْهُ وَأَنَا حَائِضٌ ، ثُمَّ يَأْخُذُهُ فَيَضَعُ فَاهُ عَلَى مَوْضِعِ فِيَّ ، وَإِنْ كُنْتُ لَأَخُذُ الْعَرَقَ ، فَآكُلُ مِنْهُ ، ثُمَّ يَأْخُذُهُ فَيَضَعُ فَاهُ عَلَى مَوْضِعِ فِيَّ (المسند أحمد، 24966)


















