JAKARTA, (ERAKINI) - Nama Rodtang Jitmuangnon, petarung Muay Thai asal Thailand yang dijuluki Ironman, kembali menjadi sorotan publik. Juara ONE Championship ini dikabarkan telah memeluk agama Islam sebelum menikahi kekasihnya, Aida Looksaikongdin.
Keputusan Rodtang untuk menjadi mualaf menarik perhatian banyak pihak, terutama karena ia diketahui masih menganut agama Buddha hingga awal tahun 2023.
Satu bulan menjelang Ramadan 1444 H, ia akhirnya resmi masuk Islam, sebuah keputusan besar yang kemudian diikuti dengan pernikahannya bersama Aida Looksaikongdin, seorang petarung Muay Thai yang juga beragama Islam.
Pernikahan keduanya berlangsung dengan adat Islam, di mana Rodtang mengenakan gamis dan peci saat prosesi akad nikah. Usai menikah, Rodtang membagikan kebahagiaannya melalui unggahan di media sosial.
“Nikah adalah bukti cinta sejati. Keikhlasan untuk saling menjaga selamanya, bukan hanya di dunia ini, tapi sebuah kesepakatan untuk bersama, selamanya,” tulis Rodtang di akun Instagram pribadinya seperti dikutip erakini pada Rabu (26/3/2025).
Aida Looksaikongdin bukanlah nama asing di dunia pertarungan. Ia merupakan atlet Muay Thai dan MMA yang saat ini menduduki peringkat ke-6 flyweight WMO. Aida pernah berkompetisi di ajang bergengsi seperti Thai Fight dan RWS, meskipun namanya belum setenar kakaknya, Duangdawnoi Looksaikongdin, mantan juara dunia WPMF dan WMO.
Tak hanya Aida, keluarganya juga memiliki jejak prestasi di dunia olahraga. Adik laki-lakinya, Sangarthit Looksaikongdin, adalah seorang petinju muda berbakat berusia 19 tahun dengan rekor 16-0 dan merupakan juara kelas ringan super WBA Asia.
Setelah foto-foto pernikahannya viral di media sosial, banyak penggemar yang bertanya mengenai keyakinan Rodtang. Dalam sebuah sesi Instagram Live, ia pun memberikan klarifikasi.
"Untuk memperjelas, dia sekarang adalah seorang Muslim. Dia seorang Muslim seutuhnya," ujar seorang penerjemah dalam siaran langsung.
Keputusan Rodtang untuk berpindah keyakinan dan menikahi Aida menunjukkan perjalanan spiritual yang cukup mendalam. Kini, sang Raja Muay Thai memulai babak baru dalam kehidupannya, baik sebagai atlet maupun sebagai seorang Muslim.
"Dia bersyahadat dan menjadi Muslim," kata seorang temannya.
Ketika seorang penggemar bertanya kepadanya "Apakah Anda seorang Muslim?" Rodtang menjawab lantang
"Yeah Alhamdulillah,"
"Kita jadikan saudara, dia sekarang seorang Muslim," ucap temannya lagi.
Keputusan Rodtang Jitmuangnon untuk menjadi mualaf juga disambut baik oleh banyak orang. Netizen mendoakan Rodtang agar tetap istiqomah dengan pilihannya ini.
“Keluarga petarung. Semoga beruntung dan selamat datang di keluarga besar muslim kami Rodtang. Semoga Allah mudahkan jalanmu, semoga Allah membimbingmu dan keluargamu menuju surga. Keep fight n win,” tulis akun @sofea_golden_construct
“Semoga Tuhan memberkahi mereka berdua dengan hidup yang indah ke depannya,” kata akun @djdevoffic
Karier dan Prestasi Rodtang
Dilansir dari berbagai sumber, Rodtang Jitmuangnon adalah pria kelahiran 23 Juli 1997. Dia memulai kariernya dalam olahraga Muay Thai setelah menang dalam Kejuaraan MAX Muay Thai 125 lb 2016.
Memiliki nama panjang Rodtang Jitmuangnon merupakan petarung profesional dari cabang bela diri Muay Thai. Tercatat, pria kelahiran 1997 tersebut telah melakoni 300 laga selama berkarier sebagai atlet One Championship.
Selain julukan Raja Muay Thai, lelaki yang memiliki nama asli Tinnakorn Srisawat ini juga mendapatkan julukan The Iron Man sebab tubuhnya yang sekuat besi.
Sebagai atlet yang memiliki reputasi yang tak kalah mentereng, Rodtang tercatat menggaet banyak sekali prestasi. Rodtang pernah didapuk sebagai Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai.
Selain itu, dirinya menjuarai Omnoi Stadium 130lb dan Juara MAX Muay Thai 125lb. Desember 2020 kemarin, pria kelahiran Pattalung tersebut mendapatkan pengakuan dari The Nation sebagai petarung Muay Thai pound-for-pound terbaik di dunia.
Karier Muay Thai Rodtang telah tampak saat ia masih berusia 8 tahun. Di usianya yang menginjak ke 14, Rodtang pindah ke Bangkok dan bergabung dengan sasana Jitmuangnon.
Di awal tahun 2016, tepatnya pada 2 Januari, raja Muay Thai tersebut merasakan kemenangan pertamanya. Waktu itu, Rodtang melawan Petchprakan Kor.