Kisah Umar bin Khattab: Sahabat Nabi yang Dijuluki Gembok Pengunci Fitnah
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Umar bin Khattab merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal karena keberanian, ketegasan, dan kesederhanaannya. Sosoknya juga disebut sebagai gembok pengunci fitnah yang mencegah perpecahan di antara umat Islam.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Al-Bazzar dari Qudamah bin Mas'un, Nabi Muhammad SAW menunjuk Umar bin Khattab seraya bersabda bahwa ia adalah gembok pengunci fitnah.
"Ini adalah gembok pengunci fitnah. Ia akan menjadi gembok yang mencegah fitnah, perpecahan di antara kalian selama ia masih hidup di tengah-tengah kalian," ucap Nabi Muhammad SAW kala itu.
Dilansir dari YouTube Kisah Islami pada Jumat (18/9/2026), Umar bin Khattab memiliki nama lengkap Umar bin Khattab. Dia lahir di Mekkah pada 13 tahun setelah Tahun Gajah. Umar berasal dari keluarga elite yang sangat dihormati di kalangan suku Quraisy. Ayahnya bernama Al-Khattab.
Sebelum memeluk Islam, Umar dikenal sebagai salah satu orang yang paling keras memusuhi ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW.
Namun, setelah masuk Islam pada tahun keenam kenabian, Umar berubah menjadi salah satu sahabat yang paling gigih membela dan memperkuat Islam.
Masuk Islamnya Umar bin Khattab disebut sebagai jawaban atas doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW dua hari sebelumnya.
Rasulullah SAW berdoa agar Allah SWT menguatkan Islam melalui salah satu dari dua tokoh Quraisy, yakni Umar bin Khattab atau Amr bin Hisham yang dikenal sebagai Abu Jahal.
"Ya Allah, kuatkanlah Islam dengan Umar bin Khattab atau Amr bin Hisham, yakni Abu Jahal."


















