Menara batu berbentuk bundar di Castleton Farm. Foto: Pending Media via PEOPLE
JAKARTA, (ERAKINI) — Keluarga mendiang salah satu pendiri Ryanair, maskapai penerbangan asal Irlandia, Tony Ryan, bersiap menjual peternakan kuda bersejarah seluas 951 acre atau sekitar 385 hektare di Kentucky, Amerika Serikat (AS) dengan harga USD57,5 juta atau sekitar Rp1,03 triliun (kurs Rp17.877).
Properti yang dikenal dengan nama Castleton Farm tersebut akan dilelang pada musim gugur tahun ini. Kawasan itu merupakan salah satu peternakan kuda paling bersejarah di Kentucky dan memiliki perjalanan panjang sejak akhir abad ke-18.
Sejarah Castleton Farm bermula pada 1793 ketika calon senator Amerika Serikat, John Breckinridge, membeli lahan di luar Lexington. Properti tersebut kemudian diwariskan kepada putrinya.
Sang menantu, David Castleman, membangun mansion bergaya Greek Revival pada 1840-an yang hingga kini masih berdiri.Nama Castleton kemudian digunakan untuk menghormati keluarga Castleman.
Beralih Menjadi Peternakan Kuda Castleton Farm mulai dikenal sebagai peternakan kuda setelah dibeli pemodal Wall Street, James Keene, pada 1890-an. Properti tersebut berkembang menjadi pusat pembiakan kuda Thoroughbred dan menghasilkan sejumlah juara balap, termasuk Domino, Sysonby, dan Ben Brush.
Pada 1945, kawasan itu diperluas dengan pembiakan kuda Standardbred dan American Saddlebred. Saat itu, fasilitas tersebut dikelola Frances Dodge Johnson, putri pelopor industri otomotif John Dodge.
Tony Ryan kemudian membeli Castleton Farm pada 2001 dengan harga USD14 juta. Pengusaha asal Irlandia itu merupakan salah satu pendiri Ryanair.
Setelah mengakuisisi properti tersebut, keluarga Ryan melakukan sejumlah renovasi besar, termasuk memperbaiki atap kandang dan berbagai fasilitas lainnya.
Tony Ryan meninggal dunia pada 2007. Kepemilikan Castleton Farm kemudian beralih kepada putranya, Shane Ryan, yang melanjutkan pengelolaan properti sebagai peternakan dan pusat pembiakan kuda.
Namun, Shane kini memutuskan untuk menjual properti tersebut. Menurut agen penjual Ken Donworth dari Bluegrass Sotheby’s International Realty, keputusan itu diambil karena Shane kini lebih banyak menghabiskan waktu di Eropa dan anak-anaknya tidak terlalu tertarik pada dunia kuda.
“Kami telah menjadi pengelola keenam dari peternakan bersejarah ini. Jadi, pasti ada pengelola ketujuh yang luar biasa di luar sana,” kata Shane dalam siaran pers dikutip dari PEOPLE, Jumat (14/8/2026).
Dilengkapi 16 Kandang dan Mansion Bersejarah Castleton Farm saat ini memiliki 16 bangunan kandang dengan total 268 ruang untuk kuda. Selain itu, terdapat 10 rumah di kawasan tersebut, termasuk sejumlah rumah yang diperuntukkan bagi para manajer.
Bangunan utamanya berupa mansion bergaya Greek Revival dengan luas 13.500 kaki persegi atau sekitar 1.254 meter persegi. Mansion tersebut memiliki berbagai detail ornamen kayu dan cetakan dekoratif.
Kawasan peternakan juga dihiasi sejumlah bangunan dan elemen arsitektur bersejarah, seperti menara batu berbentuk bundar, gerbang besi, jalan yang diapit pepohonan, jembatan tertutup, hingga pemakaman kuda yang tergolong langka.
Keeneland, rumah lelang kuda Thoroughbred terbesar di dunia, mengumumkan Castleton Farm akan menjadi lot terakhir dalam Keeneland Championship Sale ketiga pada 28 Oktober. Lelang tersebut digelar melalui kerja sama dengan Bluegrass Sotheby’s International Realty. Konglomerat Indonesia tertarik menambah properti di AS?