Kemenhaj Siapkan Skema Murur untuk Jemaah Lansia dan Komorbid saat Puncak Haji
Abdul Rahman Ahdori







Wakil Penanggung Jawab II PPIH Pusat, Puji Raharjo, mengatakan skema tersebut disiapkan sebagai solusi atas keterbatasan kapasitas tenda di Mina. Menurut dia, jemaah yang mengikuti skema murur nantinya tidak perlu turun di Muzdalifah maupun bermalam di Mina.
“Dari Arafah langsung kita naikkan bus untuk menuju ke Mina. Ini yang mereka tidak harus turun di Muzdalifah dan tidak harus menunggu tengah malam untuk melewati Muzdalifah,” ujar Puji kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Sabtu (16/5/2026).
Puji menjelaskan, setelah menjalani wukuf di Arafah, jemaah murur akan langsung diberangkatkan menggunakan bus menuju Mina. Selama proses tersebut, jemaah tetap berada di dalam kendaraan sebelum akhirnya kembali ke hotel masing-masing untuk beristirahat.
Sementara itu, sebagian jemaah yang dalam kondisi sehat tetap akan menjalani mabit di Mina sesuai ketentuan. Adapun jemaah yang berada di Muzdalifah akan diberangkatkan menuju Mina setelah melewati tengah malam.
“Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya berpesan untuk skenario penyelenggaraannya, nanti para ketua kloter, para pembimbing ibadah itu mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh Satuan Operasi Armuzna PPIH Arab Saudi,” kata dia.
Sebagaimana diketahui, penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi saat ini telah memasuki hari ke-20 pada Sabtu (16/5/2026). Berdasarkan laporan harian PPIH Arab Saudi 1447 Hijriah yang dirilis Kemenhaj RI, sebanyak 162.833 jemaah haji Indonesia telah tiba di Makkah.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 103.732 jemaah tiba melalui Madinah dan 59.101 jemaah melalui Jeddah. Seluruh jemaah tersebut tergabung dalam 421 kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan dari Indonesia.
Untuk mendukung operasional haji, PPIH Arab Saudi mengerahkan ribuan petugas di berbagai sektor layanan. Tercatat ada 1.681 petugas kloter, 514 petugas PPIH, 245 tenaga pendukung di Madinah, serta ratusan petugas lain yang bersiaga di bandara dan Makkah.
Adapun murur merupakan skema pergerakan jemaah haji dari Arafah menuju Mina dengan melintasi Muzdalifah tanpa turun dari bus atau bermalam di lokasi tersebut.
