Iran menembak jatuh sejumlah pesawat militer, termasuk helikopter Black Hawk dan pesawat angkut C-130 dalam operasi gabungan berskala besar di wilayah Isfahan. Foto: Tasnim
TEHERAN, (ERAKINI) –Iran mengklaim berhasil menggagalkan misi rahasia Amerika Serikat (AS) untuk menyelamatkan seorang pilot tempur yang jatuh di wilayah Isfahan. Iranmenembak jatuh sejumlah , termasuk helikopter dan dalam operasi gabungan berskala besar.
Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbia Iran pada Minggu (5/4/2026) mengumumkan bahwa pasukan militer Iran telah menghancurkan sejumlah pesawat AS di wilayah selatan Isfahan, sekaligus menggagalkan misi penyelamatan seorang pilot tempur Amerika yang jatuh.
Dilansir kantor berita Tasnim, insiden tersebut terjadi setelah upaya putus asa pasukan AS untuk menyusup ke wilayah Iran tengah dan mengevakuasi pilot tersebut. Operasi gabungan yang melibatkan pasukan dirgantara dan darat, unit sukarelawan Basij, serta aparat penegak hukum berhasil mencegat dan melumpuhkan pesawat-pesawat yang masuk.
Juru bicara menyebut operasi tersebut mengakibatkan hancurnya sejumlah pesawat musuh dan menggambarkan hasilnya sebagai kekalahan memalukan lainnya bagi Amerika Serikat, dengan menarik perbandingan dengan kegagalan Operasi Eagle Claw pada April 1980.
"Presiden AS Donald Trump berupaya meremehkan insiden tersebut dengan mengklaim dalam unggahan media sosial bahwa operasi khusus telah dilakukan untuk menyelamatkan pilot yang jatuh," katanya.
Juru bicara tersebut menyatakan bahwa upaya sia-sia musuh pada akhirnya gagal berkat dukungan ilahi serta tindakan cepat dan terkoordinasi dari pasukan Iran, termasuk Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Angkatan Darat, unit Basij, dan kepolisian.
"Pesawat yang ditembak jatuh termasuk dua helikopter Black Hawk dan satu pesawat angkut militer C-130, yang semuanya dihantam dan terbakar di wilayah selatan Isfahan," tandasya.
Menurut laporan, pesawat militer C-130 tersebut memasuki wilayah udara Iran dengan tujuan mencari pilot tempur yang jatuh. Pesawat tersebut berhasil diidentifikasi dan disergap dalam operasi gabungan yang melibatkan Unit Khusus Kepolisian dan pasukan IRGC.
Sumber-sumber lokal juga menyebutkan bahwa sebuah pesawat pengisian bahan bakar milik pasukan AS yang melakukan penyusupan ditembak jatuh di wilayah selatan Provinsi Isfahan, Iran tengah. Pesawat tersebut dilaporkan menjadi sasaran unit komando elit Kepolisian, sehingga gagal menyelesaikan misinya.
Sementara itu, Komando Penegakan Hukum Iran mengonfirmasi bahwa pesawat pendukung C-130 milik AS awalnya berhasil dilumpuhkan akibat tembakan hebat dari Unit Khusus Kepolisian sebelum akhirnya dihancurkan sepenuhnya beberapa menit kemudian.