Sekjen PBB: Masa Depan Suriah Harus Ditentukan oleh Warganya
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa masa depan Suriah adalah masalah yang harus ditentukan oleh rakyat Suriah dan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan transisi politik yang tertib menuju reformasi politik yang baru.
Hal itu disampaikan oleh Sekjen PBB pada Minggu (8/12/2024). Dalam kesempatan itu, ia kembali mengulangi seruannya untuk ketenangan dan menghindari kekerasan pada saat yang sensitif ini, sekaligus melindungi hak-hak semua warga Suriah, tanpa perbedaan.
Ia menegaskan bahwa tempat dan personel diplomatik dan konsuler yang tidak dapat diganggu gugat harus dihormati dalam semua kasus sesuai dengan hukum internasional.
“Kita memerlukan dukungan komunitas internasional untuk memastikan bahwa setiap transisi politik bersifat inklusif dan komprehensif dan memenuhi aspirasi sah rakyat Suriah, dengan segala keberagamannya. Kedaulatan, persatuan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Suriah harus dipulihkan," kata Guterres dikutip dari Xinhua, Senin (9/12/2024).
PBB akan menghormati kenangan mereka yang telah menanggung beban konflik ini, katanya. “Kami tetap berkomitmen untuk membantu warga Suriah membangun sebuah negara di mana rekonsiliasi, keadilan, kebebasan, dan kemakmuran merupakan realitas bersama bagi semua orang. Ini adalah jalan menuju perdamaian berkelanjutan di Suriah,” kata Sekjen PBB.

















