Membanggakan, 130 Kader Ansor-Banser Taiwan Ikuti Latihan Kepemimpinan Lanjutan
Akhmad Baihaqi Arsyad







Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Abdul Rochman optimistis, jumlah kader dalam waktu dekat akan terus bertambah seiring tingginya minat anak-anak muda NU di Taiwan untuk bergabung.
“Saya yakin Ansor akan tumbuh berkembang di Taiwan, karena tekad yang kuat dari sahabat-sahabat yang kini di tengah kesibukannya bekerja masih mau dan menyempatkan ber-Ansor”, ujar Abdul Rochman saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) secara daring, Sabtu (24/6/2023).
Di hadapan 130-an peserta, Adung-panggilan akrab Abdul Rochman mengingatkan bahwa GP Ansor didirikan dengan dua misi utama, yaitu untuk tetap menjaga ajaran Islam Aswaja tetap berkembang dan diikuti oleh pemeluknya serta menjaga, merawat eksistensi dan kejayaan NKRI. “NKRI adalah warisan para ulama dan ajaran Islam aswaja tidak bisa berkembang, jika daerah itu terus berkonflik atau berperang,” tandas Adung.
Adung yang juga Stafsus Menteri Agama ini berharap agar kader peserta PKL dan Susbalan mampu mengembangkan pemahaman Islam yang rahmah, kasih sayang bagi semua penghuni semesta. Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor menugaskan empat instruktur, Ruchman Basori Ketua PP Ansor Bidang Kaderisasi, Moesyafa Wasekjen Bidang Kaderisasi, Heri Budi dan Abdul Mufid dari Satuan Koordinasi Nasional Banser (Satkornas). Kegiatan berlangsung pada 24-25 Juni di Taoyuan, sebuah wilayah di Taiwan Bagian Utara.
Ketua Pimpinan Cabang Taiwan Muhammad Ghofur mengatakan kegiatan PKL diikuti oleh 30 peserta dan Susbalan diikuti oleh 100 orang. “Saya berharap para alumni Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang kini mengikuti PKL dan Susbalan akan bertambah militansinya beransor dalam mengembangkan Ansor,” katanya.
Menurut Ghofur, para peserta berasal dari beberapa kabupaten/distrik di Taiwan yaitu Hualien, Yilan, Taipei, Guangyin, Taichung, Changhua, Chiyai, Kaohsiung dan Dongkang Pingtung. Hadir dalam pembukaan PKL dan DTD adalah Rais Syuriah PCI NU Taiwan Kiai Mochammad Al-Imron, Pengurus Tanfidziyah Didik Purwanto, Dewan Pembina PC Ansor Nur Kholiq dan sejumlah pengurus PCI NU dan Ansor Taiwan.
