Gempa M 7,3 Guncang Pulau Alaska, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Gempa bumi dahsyat dengan kekuatan magnitudo 7,3 mengguncang wilayah dekat Sand Point, Alaska, pada Rabu (16/7/2025) waktu setempat. Guncangan ini sempat memicu peringatan tsunami dari Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat (National Weather Service), sebelum akhirnya diturunkan menjadi status siaga.
Pusat gempa dilaporkan berada sekitar 87 kilometer di selatan Sand Point, menurut data dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Sand Point sendiri terletak di wilayah Pulau Popof, yang termasuk gugusan pulau di lepas Semenanjung Alaska, sekitar 960 km barat daya dari Anchorage, kota terbesar di negara bagian tersebut.
Peringatan tsunami awalnya mencakup wilayah pesisir Alaska Selatan, termasuk garis pantai dari Kennedy Entrance hingga Unimak Pass. Beberapa kota yang masuk dalam cakupan peringatan adalah Sand Point, Cold Bay, dan Kodiak.
Kepolisian di Kodiak mengonfirmasi bahwa sirene peringatan tsunami sempat dibunyikan, dan warga diminta untuk segera bergerak ke area yang lebih tinggi. Menurut pihak kepolisian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Sementara itu, Michael Ashley, seorang warga sekaligus pemilik Cold Bay Lodge, menyampaikan kepada media bahwa ia sedang berada di luar ruangan saat guncangan terasa. “Guncangannya bisa dirasakan, tapi tidak terlalu kuat,” ujarnya. Ashley juga menambahkan bahwa Cold Bay berada sekitar 30 meter di atas permukaan laut, sehingga warganya tidak terlalu khawatir terhadap ancaman tsunami. Ia mengatakan bahwa besar cukup umum terjadi di wilayah tersebut, terutama saat musim panas.















