Keji! Hanya 12 Jam, Serangan Udara Israel Renggut 33 Nyawa Warga Palestina
Akhmad Baihaqi Arsyad
JALUR GAZA, (ERAKINI) - Rentetan serangan udara Israel kembali mengguncang Khan Younis, Gaza bagian selatan, pada Kamis (20/11/2025) dini hari. Rumah sakit setempat melaporkan bahwa sedikitnya lima warga sipil tewas dalam insiden terbaru ini, sehingga total korban jiwa dalam kurun waktu sekitar 12 jam terakhir meningkat menjadi 33 orang.
Aksi militer tersebut menjadi salah satu rangkaian serangan paling mematikan sejak gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat mulai diberlakukan pada 10 Oktober.
Menurut laporan medis, empat serangan yang diarahkan ke deretan tenda pengungsian di Khan Younis pada Rabu malam hingga Kamis dini hari telah merenggut 17 nyawa, termasuk lima perempuan dan lima anak-anak.
Di wilayah Kota Gaza, dua serangan lain yang menghantam sebuah bangunan permukiman turut menewaskan 16 orang, terdiri dari tujuh anak-anak serta tiga perempuan, berdasarkan keterangan pejabat Rumah Sakit Al-Shifa yang menerima seluruh jenazah tersebut.
Pihak Hamas mengecam keras operasi militer tersebut, menyebutnya sebagai pembantaian yang mencengangkan. Kelompok itu juga menolak tuduhan bahwa mereka menembaki pasukan Israel sebagaimana diklaim militer Israel.
Sementara itu, suasana pilu menyelimuti Rumah Sakit Nasser. Puluhan warga berkumpul untuk menunaikan salat jenazah bagi para korban yang gugur. Isak tangis para perempuan pecah saat mereka memeluk tubuh kerabat yang telah dibalut kain kafan putih.
















