Search

Aksi Ekstrem Alex Honnold Panjat Gedung Taipei 101 Hanya Dibayar Rp8,3 Miliar, YouTuber Ternama MrBeast: Terlalu Kecil!

JAKARTA, (ERAKINI) – Aksi bertaruh nyawa Alex Honnold memanjat gedung Taipei 101 tanpa tali dan alat pengaman masih menjadi perhatian dunia. Namun, sorotan kini bukan lagi soal nyali, tapi bayaran dari Netflix yang didapat Honnold.

Honnold pada Minggu (25/1) mempertaruhkan nyawanya di ketinggian 508 meter saat memanjat gedung 101 lantai itu tanpa tali, harness, dan jaring pengaman. Ia menyelesaikan tantangan tersebut dalam waktu 1 jam 32 menit, hanya terpaut dua menit dari estimasi pribadinya. Pendakian free solo Honnold itu pun kini tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah manusia. 

Catatan waktu Honnold memecahkan rekor dengan selisih yang jauh. Pendaki asal Prancis Alain Robert, yang dikenal dengan julukan “Spiderman”, pernah memanjat Taipei 101 dalam waktu sekitar empat jam ketika gedung itu masih menjadi yang tertinggi di dunia. Namun Robert menggunakan tali dan harness. Sebaliknya, Honnold melakukan pendakian sepenuhnya free solo tanpa pengaman dan tanpa rencana cadangan.

YouTuber ternama MrBeast menyoroti aksi bersejarah Honnold itu. Melalui akun X, MrBeast menegaskan siap membayar Honnold lebih mahal jika aksi ekstrem tersebut dilakukan untuk kanal YouTube miliknya. Komentar tersebut dengan cepat viral dan memicu diskusi luas soal nilai risiko, keselamatan, dan komersialisasi aksi ekstrem.

Pernyataan pedas MrBeast itu muncul setelah terungkap bahwa Netflix disebut hanya membayar Honnold sekitar USD500.000 atau sekitar Rp8,38 miliar (kurs Rp16.768), untuk pendakian berbahaya itu. 

Pemilik nama asli James Stephen Donaldson ini dikenal sebagai seorang kreator konten di platform berbagi video YouTube. Ia adalah kreator konten pertama di YouTube yang memecahkan rekor 300 juta subscribers atau pelanggan. Pencapaian ini diraih MrBeast pada 10 Juli 2024.

MrBeast dikenal karena kerap membuat berbagai macam video tantangan untuk banyak orang. Mulai dari video tantangan berhadiah ribuan dolar, donasi yang melibatkan banyak uang, berisi tugas berat atau bertahan hidup, vlog asli, dan lain sebagainya. 

Saat ini Jimmy menjadi YouTuber yang sangat populer dan menjadi salah satu saluran YouTube non-korporasi yang paling banyak pelanggan. MrBeast sudah memiliki 464 juta subscriber, dan setiap video postingannya bisa ditonton hingga ratusan juta.

Diketahui, aksi Honnold disiarkan langsung oleh Netflix dalam program Skyscraper Live. Dalam laporan The New York Times, Honnold menyebut bayaran dari Netflix itu “memalukan kecilnya” jika dibandingkan dengan gaji atlet di cabang olahraga profesional besar. 

Meski demikian, Honnold mengaku tetap bersyukur karena uang bukan motivasi utamanya melakukan aksi ekstrem tersebut. Honnold menggunakan uang yang diterima untuk mendukung kru kamera dan orang-orang terdekat yang terlibat dalam aksi tersebut.

Bahkan, Honnold mengaku bersedia memanjat Taipei 101 secara gratis jika mendapat izin. “Saya akan melakukannya gratis. Jika tidak ada program TV dan pihak gedung memberi izin, saya tetap akan memanjat karena saya tahu saya bisa, dan itu akan luar biasa,” ujarnya kepada The New York Times.

Namun karena menjadi tontonan global, ia menerima bayaran yang ia sebut sebagai “jumlah yang memalukan”. Ia menolak menyebutkan angka pastinya. “Itu jumlah yang memalukan,” katanya singkat.

Ketika ditanya apakah bayaran tersebut mencapai USD10 juta, Honnold langsung membantah. “Tidak. Dalam konteks itu, jumlahnya sangat kecil.” Ia membandingkannya dengan dunia olahraga arus utama.

“Jika dibandingkan dengan olahraga besar, itu jumlah yang memalukan. Pemain Major League Baseball bisa mendapat kontrak USD170 juta, bahkan untuk nama yang belum pernah Anda dengar,” katanya.

Honnold lalu menampik adanya masalah soal perbedaan itu. “Saya tidak dibayar untuk memanjat gedungnya. Saya dibayar untuk tontonan itu. Pendakiannya sendiri saya lakukan secara gratis,” ucapnya.

“Saya melakukannya karena saya tahu saya bisa, dan itu akan luar biasa. Duduk sendirian di puncak menara itu sungguh gila,” lanjutnya. Menurut The New York Times, sumber yang dekat dengan kesepakatan tersebut menyebutkan Honnold dibayar di kisaran ratusan ribu dolar AS.