Serangan Udara Israel di Gaza: 232 Orang Tewas
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Kelompok militan Hamas melakukan serangan ke Israel pada Sabtu (7/10/2023) pagi kemarin. Jumlah korban tewas akibat konflik antara Hamas dan Israel di Jalur Gaza meningkat hingga 232 jiwa. Selain itu, dilansir dari media nasional Palestina, Wafa, konflik ini juga membuat 1.697 orang terluka.
Pihak Israel yang disampaikan Juru Bicara Militer, Jonathan Concricus mengatakan, pihaknya terus berembuk atas serangan yang dilakukan Hamas kepada Israel. Sedangkan Perdana Menteri Israel mengecam penyerangan yang dilakukan Hamas.
“Hamas menghujani wilayahnya dengan rentetan tembakan roket dan senjata di 22 lokasi di luar Jalur Gaza. Kita sedang berperang. Musuh akan membayar harga yang belum pernah terjadi sebelumnya," katanya, Sabtu (7/10/2023) kemarin.
Serangan Hamas ke Israel pada awal Oktober 2023 menandai eskalasi kedua pihak sejak mereka terlibat perang 11 hari pada 2021.
Hamas mengklaim, pihaknya telah menembakkan 5.000 roket, sedangkan Israel menyebutkan bahwa pesawat tempur kelompok ini sudah memasuki wilayahnya.
Juru Bicara Hamas Khaled Qadomi menyebutkan, serangan kelompoknya ke Israel dilakukan sebagai respons atas kekejaman yang dirasakan rakyat Palestina selama beberapa tahun belakangan.
"Kami ingin masyarakat internasional menghentikan kekejaman di Gaza, terhadap rakyat Palestina, situs-situs suci kami seperti Al-Aqsa. Semua hal ini adalah alasan di balik dimulainya pertempuran ini," ujarnya dikutip dari Al Jazeera.
















