Israel Cegat Kapal Bantuan yang Menuju Gaza, Ada Apa?
Akhmad Baihaqi Arsyad
YERUSALEM, (ERAKINI) – Israel telah mencegat kapal bantuan yang menuju Gaza, mencegah 12 aktivis di dalamnya, termasuk aktivis iklim Swedia Greta Thunberg, mencapai wilayah Palestina yang diblokade.
Pasukan Israel "mencegat paksa" Madleen di perairan internasional semalam sekitar 100 mil laut (185 km) dari Gaza, kata LSM Freedom Flotilla Coalition dalam sebuah pernyataan pada hari Senin. Al Jazeera kehilangan kontak dengan kapal tersebut pada pukul 7:00 GMT.
Selain Thunberg, mereka yang ditahan oleh Israel adalah Anggota Parlemen Eropa Prancis keturunan Palestina Rima Hassan, Baptiste Andre, Pascal Maurieras, Yanis Mhamdi dan Reva Viard dari Prancis; Thiago Avila dari Brasil; Suayb Ordu dari Turki; Sergio Toribio dari Spanyol; Marco van Rennes dari Belanda; Yasemin Acar dari Jerman; dan Omar Faiad, seorang jurnalis Al Jazeera Mubasher, juga dari Prancis.
Sementara itu, Israel mengatakan pada Senin (9/6/2025) bahwa mereka mengalihkan Madleen, sebuah kapal yang menuju Jalur Gaza yang dilanda perang, setelah mencegatnya di laut.
Kapal pesiar itu, yang membawa bantuan kemanusiaan dan 12 aktivis internasional termasuk pegiat iklim Swedia Greta Thunberg, berupaya mencapai daerah kantong Palestina yang diblokade itu.

















