Panas! Partai Oposisi Jerman Desak Kanselir Olaf Scholz Percepat Pemilu
Abdul Rahman Ahdori
BERLIN (ERAKINI) - Partai-partai oposisi dan kelompok bisnis di Jerman mendesak Kanselir Olaf Scholz untuk segera menggelar pemilihan umum guna mengurangi ketidakpastian politik setelah koalisi pemerintah yang dipimpinnya runtuh.
Puncak ketegangan politik di Jerman terjadi setelah Scholz memecat Christian Lindner, Menteri Keuangan dari Partai Demokrat Bebas (FDP), yang mengakhiri koalisi tripartit antara Partai Sosial Demokrat (SPD), Partai Hijau, dan FDP.
Keputusan ini terjadi setelah berbulan-bulan perselisihan mengenai kebijakan fiskal, anggaran negara, dan arah ekonomi Jerman, yang merupakan ekonomi terbesar di Eropa.
Scholz menyebut Lindner lebih mengutamakan kepentingan partainya daripada kepentingan negara, khususnya dalam hal kebijakan anggaran.
"Kita membutuhkan pemerintah yang mampu bertindak, yang memiliki kekuatan untuk membuat keputusan yang diperlukan bagi negara kita," kata Scholz dalam pernyataan yang dilansir dari AlJazeera pada Sabtu (9/11/2024).
Pemecatan Lindner menciptakan ketidakpastian politik lebih lanjut. Tanpa dukungan dari koalisi yang solid, Scholz akan menghadapi kesulitan besar dalam merancang dan meloloskan undang-undang yang vital bagi negara.















