Wakil Presiden Malawi Saulos Chilima (kiri) menyapa pejabat pemerintah dalam file foto yang diambil pada 9 Juni 2024, sehari sebelum kecelakaan pesawat fatal tersebut. (Foto: Stringer, AP)
JAKARTA, (ERAKINI) – Wakil Presiden (Wapres) MalawiSaulos Chilima (51) tewas dalam kecelakaan pesawat usai tim pencari menemukan puing-puing pesawat di hutan yang diselimuti kabut. Hal itu disampaikan oleh Presiden Malawi Lazarus Chakwera pada Selasa (11/6/2024).
"Tim pencarian dan penyelamatan telah menemukan pesawat itu... hancur total tanpa ada yang selamat, karena semua penumpang di dalamnya tewas akibat benturan tersebut," kata Lazarus Chakwera dalam pidatonya dilansir AFP.
Adapun pesawat militer yang membawa Chilima dan 9 orang lainnya menghilang pada Senin (10/6/2024) usai gagal mendarat di kota utara Mzuzu karena cuaca buruk dan diminta kembali ke ibu kota, Lilongwe.
Dalam jumpa pers pada Selasa (11/6/2024), Presiden Chakwera mengatakan komandan Angkatan Pertahanan Malawi memberitahunya bahwa operasi pencarian dan penyelamatan telah selesai dan pesawat tersebut ditemukan. Pesawat militer yang mengangkut Chilima dan rombongan ditemukan dalam kondisi hancur total.
Dr Chilima menjadi wakil presiden Malawi sejak 2014. Menurut laporan kantor berita AFP, Wapres Chilima sangat dicintai di Malawi, khususnya di kalangan pemuda.Selain itu, Dr Chilima digambarkan di situs pemerintah sebagai seorang yang berkinerja, ‘gila kerja’, dan seorang yang berprestasi.
Dikutip BBC, WapresMalawi memiliki gelar PhD dalam Manajemen Pengetahuan. Sebelum karir politiknya, Dr Chilima memegang peran kepemimpinan penting di perusahaan multinasional seperti Unilever dan Coca Cola.
Dr Chilima dan Presiden Malawiberasal dari partai yang berbeda, namun keduanya bekerja sama membentuk aliansi pada pemilu 2020.
Pada tahun 2022, Dr Chilima sempat ditangkap dan didakwa atas tuduhan menerima uang sebagai imbalan atas pemberian kontrak pemerintah. Namun, Dr Chilima membantahnya. Ia dengan tegas menyatakan tidak melakukan kesalahan. Kemudian pengadilan pun membatalkan dakwaan tersebut pada bulan lalu tanpa memberikan alasan atas keputusan tersebut.
Presiden Chakwera memberikan penghormatan kepada Dr Chilima, menggambarkannya sebagai orang baik, ayah yang berbakti dan Wakil Presiden yang tangguh. "Negara ini telah kehilangan seorang jenius, kita telah kehilangan seorang pemimpin yang ahli di bidang perdagangan dan industri dan dia adalah orang yang percaya bahwa sektor swasta adalah mesin pertumbuhan,” katanya.