Konflik Global Semakin Marak, Jokowi Harap ASEAN Jadi Jangkar Perdamaian Dunia
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal ini melihat data yang dirilis Global Conflict Risk Index tahun 2023, yang menunjukan konflik global semakin marak.
Menurut Jokowi, pada tahun 2008 ada 58 negara yang terlibat konflik, kemudian tahun 2023 meningkat menjadi 91 negara. Angka kematian dari kejadian ini mencapai 238 jiwa, sementara dampak kerugian ekonomi naik 17 persen menjadi 17,5 triliun USD.

















