Trump Ancam Hentikan Dukungan AS jika Israel Nekat Caplok Tepi Barat, Serius atau Cuma Akal-Akalan?
Akhmad Baihaqi Arsyad
LONDON, (ERAKINI) - Amerika Serikat (AS) menegaskan tidak akan lagi berdiri di belakang Israel apabila negara itu memaksakan aneksasi atas wilayah pendudukan Tepi Barat. Peringatan keras tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Donald Trump, yang menyatakan bahwa langkah Israel itu akan memutus total hubungan strategis kedua negara.
Dalam pernyataannya kepada Time Magazine, Trump menilai bahwa rancangan undang-undang di parlemen Israel yang hendak mengklaim kedaulatan atas seluruh Yudea dan Samaria merupakan tindakan sepihak yang melanggar perjanjian internasional serta mengancam stabilitas Timur Tengah.
















