Ditentang Banyak Negara, Donald Trump Tetap Ngotot Kuasai Gaza
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu (9/2/2025) kembali melontarkan pernyataan untuk mengambil alih Jalur Gaza. Pernyataan itu disampaikan oleh Trump saat ia melakukan perjalanan ke Super Bowl.
“Saya berkomitmen untuk membeli dan memiliki Gaza. Sejauh kami membangunnya kembali, kami mungkin akan memberikannya kepada negara-negara lain di Timur Tengah untuk membangun sebagiannya. Orang lain mungkin melakukannya melalui naungan kita. Namun kami berkomitmen untuk memilikinya, mengambilnya, dan memastikan Hamas tidak mundur,” katanya Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One saat ia melakukan perjalanan ke Super Bowl, dikutip dari Arab News, Senin (10/2/2025).
“Tidak ada yang perlu dilakukan kembali. Tempat tersebut merupakan lokasi pembongkaran. Sisanya akan dibongkar,” imbuhnya.
Trump mengatakan negara-negara Arab akan setuju menerima warga Palestina setelah berbicara dengannya dan menegaskan warga Palestina akan meninggalkan Gaza jika mereka punya pilihan.
“Mereka tidak ingin kembali ke Gaza. Jika kita bisa memberi mereka rumah di daerah yang lebih aman – satu-satunya alasan mereka ingin kembali ke Gaza adalah karena mereka tidak punya alternatif lain. Ketika mereka punya alternatif, mereka tidak ingin kembali ke Gaza,” ujar Trump.
Trump juga menyatakan bahwa dirinya kehilangan kesabaran dengan kesepakatan itu setelah melihat para sandera kurus dibebaskan minggu ini. “Saya menyaksikan para sandera kembali hari ini dan mereka tampak seperti korban Holocaust. Mereka berada dalam kondisi yang mengerikan. Mereka menjadi kurus. Sepertinya bertahun-tahun yang lalu, para penyintas Holocaust, dan saya tidak tahu berapa lama lagi kita bisa menghadapinya,” katanya.

















