Trump Rombak Besar-besaran Pejabat Militer AS, Pecat Sejumlah Jenderal Tinggi
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan perombakan besar-besaran pada jajaran pejabat militer. Dalam langkah yang mengejutkan, Trump memecat Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Charles CQ Brown bersama dengan lima laksamana dan jenderal lainnya.
Trump mengucapkan terima kasih kepada Jenderal Brown atas lebih dari 40 tahun pengabdian kepada negara, termasuk perannya sebagai Ketua Kepala Staf Gabungan. "Dia adalah pria yang baik dan pemimpin luar biasa, dan saya berharap dia bersama keluarganya akan memiliki masa depan hebat," kata Trump dalam pernyataannya yang dikutip dari Reuters, Sabtu (22/2/2025).
Namun, Trump tidak mengungkapkan alasan di balik pemecatan tersebut. Melalui unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, Trump mengumumkan pencalonan pengganti Brown, yakni pensiunan Dan Razin Caine. Caine sebelumnya menjabat sebagai Direktur Asosiasi Urusan Militer di Central Intelligence Agency (CIA) hingga akhir 2024 lalu.
Sumber Reuters mengungkapkan bahwa pemecatan Brown dilakukan sebelum Senat mengkonfirmasi penggantinya. Brown yang masih memiliki dua tahun masa jabatan hingga September 2027, langsung dibebastugaskan.
Perombakan pejabat tinggi militer ini telah menjadi bahan spekulasi sejak November lalu, ketika Reuters pertama kali melaporkan desas desus tentang pemecatan tersebut. Selama kampanye presiden, Trump sering menyebut soal "Woke" dan berjanji akan memecat mereka, terutama yang terlibat dalam penarikan pasukan dari Afghanistan yang bermasalah pada 2021.
















