Pentagon Ungkap 140 Personel Militer AS Terluka dalam Perang Iran
Akhmad Baihaqi Arsyad
WASHINGTON, (ERAKINI) - Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran terus memuncak. Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) melaporkan bahwa sekitar 140 prajurit AS mengalami luka-luka sejak operasi militer terhadap Iran dimulai.
Informasi tersebut disampaikan Pentagon pada Selasa. Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, menegaskan bahwa sebagian besar korban mengalami cedera ringan dan telah kembali menjalankan tugasnya di lapangan.
“Sebagian besar cedera ini ringan, dan 108 anggota militer telah kembali bertugas,” ujar Parnell dalam keterangan resminya.
Meski demikian, masih ada sejumlah personel yang mengalami kondisi lebih serius. Pentagon menyatakan delapan tentara Amerika masih menjalani perawatan intensif karena luka berat.
“Delapan anggota militer masih terdaftar sebagai cedera parah dan menerima perawatan medis tingkat tertinggi,” tambahnya.
Selain korban luka, militer Amerika sebelumnya juga mengonfirmasi adanya korban jiwa pada tahap awal konflik. Tercatat tujuh prajurit AS tewas akibat serangan Iran. Enam di antaranya gugur di Kuwait, sementara satu lainnya meninggal di Arab Saudi.
















