AS Bantah Tudingan Rusia atas Teror di Gedung Konser Moskow
Akhmad Baihaqi Arsyad
WASHINGTON, (ERAKINI) – Rusia menuding bahwa AS atau Ukraina berperan dalam serangan teror di gedung konser dekat Moskow, dan mengatakan mereka memberikan peringatan tertulis kepada Kremlin tentang kemungkinan serangan itu sebelumnya.
Atas adanya tudingan dari Rusia itu, Gedung Putih pada Kamis (28/3/2024) dengan tegas membantahnya. Bantahan itu disampaikan oleh Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby.
Ia menyebut bahwa klaim Rusia tersebut omong kosong dan propaganda. Menurutnya, Rusia berusaha mengalihkan kesalahan ke semua orang yang sesuai dengan narasi politik mereka.
Dikatakan oleh Kirby bahwa selain peringatan publik pada 7 Maret oleh Kedutaan Besar AS di Moskow, yang "secara akurat mengidentifikasi ancaman teroris ke konser di Moskow," AS "mencoba membantu mencegah serangan teroris" dengan memberikan "informasi jelas dan rinci" kepada Kremlin melalui peringatan tertulis kepada Badan Keamanan Rusia.
"Kami memberikan informasi ini kepada karena sangat serius dalam memberikan peringatan. Kami tidak ingin melihat nyawa orang-orang tak berdosa hilang dalam serangan teroris, dan peringatan ini merupakan salah satu dari banyak hal yang disampaikan pemerintah ke sejak September 2023," kata Kirby.
















