Viral Tagar Trump Is Dead, Begini Faktanya
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan di platform X (Twitter) dalam beberapa hari terakhir. Bukan karena kebijakan politik, pengumuman tarif, atau komentar spontan yang biasa ia lontarkan, melainkan karena munculnya tagar 'Trump Is Dead' yang mendominasi linimasa.
Fenomena ini membuat warganet bertanya-tanya, apakah terkait kondisi kesehatan Trump, atau ada hubungannya dengan pernyataan Wakil Presiden JD Vance dan pencipta The Simpsons, Matt Groening?
Tren tersebut muncul beberapa hari setelah JD Vance ditanya dalam wawancara eksklusif dengan USA Today pada 27 Agustus 2025. Ia ditanya apakah siap mengambil alih peran sebagai panglima tertinggi bila terjadi “tragedi besar.”
Vance menegaskan Trump yang kini berusia 79 tahun masih bugar dan energik. “Dia orang terakhir yang masih menelepon di malam hari, dan orang pertama yang bangun serta menelepon di pagi hari,” ujar Vance.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa peristiwa tak terduga tidak bisa sepenuhnya dihindari. “Ya, tragedi besar bisa terjadi. Tapi saya sangat yakin Presiden Amerika Serikat dalam kondisi baik, akan menyelesaikan masa jabatannya, dan melakukan hal-hal besar untuk rakyat,” ucapnya.
Komentar tentang garis suksesi inilah yang disebut-sebut menjadi pemicu ramainya isu “Trump Is Dead” di media sosial. Selain itu, kesehatan Trump juga kembali menjadi perhatian publik. Pada Juli lalu, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Trump menderita insufisiensi vena kronis, penyakit pada pembuluh darah yang menyebabkan pembengkakan kaki.


















