Serangan Israel ke Lebanon Masih Berlangsung, 200 Orang Dilaporkan Tewas
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kantor Berita AFP melaporkan bahwa lebih dari 200 orang tewas akibat rentetan serangan Israel ke wilayah Lebanon bagian selatan. Serangan itu meningkat sejak perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023 lalu.
"Sejak pecahnya perang antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza pada 7 Oktober tahun lalu, perbatasan Israel dan Lebanon hampir setiap hari menjadi lokasi serangan lintas perbatasan antara militer Tel Aviv dengan kelompok Hizbullah yang merupakan sekutu Hamas," tulis AFP dalam laporannya, Selasa (23/1/2024).
Laporan itu juga menyebutkan bahwa tiga petempur militan Hamas tewas dalam perjalanan menuju Yerusalem. Sehingga total ada 202 orang yang tewas dalam peperangan ini, 147 orang di antaranya adalah anggota Hizbullah.
"Penghitungan ini didasarkan pada pemberitahuan kematian yang dirilis oleh Hizbullah dan kelompok lain yang terlibat pertempuran, termasuk berbagai faksi Palestina, serta dari sumber resmi," tulis AFP.
Parahnya lagi, serangan Israel ke Lebanon juga menewaskan 26 warga sipil yaitu 1 orang jurnalis dan 2 orang juru selamat. Padahal, militer sendiri tidak pernah terlibat aksi saling serang dengan militer sejak serangan lintas perbatasan meningkat.















