Banjir dahsyat akibat hujan ekstrem belanda negara bagian Washington, Amerika Serikat (AS). Banjir terparah dalam sejarah Washington ini memicu evakuasi massal dan merendam sejumlah perumahan. Foto: AP
WASHINGTON, (ERAKINI) –Banjir dahsyat akibat hujan ekstrem belanda negara bagian Washington, Amerika Serikat (AS). Banjir terparah dalam sejarah ini memicu evakuasi massal, merendam sejumlah perumahan, serta mendorong aksi penyelamatan dramatis dari atap rumah dan kendaraan.
Meski banjir mulai perlahan surut pada Jumat waktu setempat, namun otoritas tetap memperingatkan bahwa ketinggian air masih akan bertahan selama beberapa hari ke depan, dengan risiko bahaya akibat potensi kegagalan tanggul.
“Ini bukan krisis satu atau dua hari.Ketinggian air ini bersifat historis, dan akan tetap sangat tinggi dalam jangka waktu yang lama,” ujar Gubernur Bob Ferguson dalam konferensi pers, dikutip dari kantor berita AP, Sabtu (13/12/2025). "Presiden Donald Trump telah menandatangani permintaan negara bagian untuk penetapan status darurat," lanjut Ferguson.
Fenomena atmospheric river yang sangat kuat menurunkan hujan setinggi satu kaki (sekitar 30 cm) atau lebih di sejumlah wilayah Washington bagian barat selama beberapa hari, sehingga membuat sungai-sungai meluap. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa.
Otoritas belum memperkirakan total kerugian, namun foto dan video menunjukkan kerusakan yang meluas, dengan komunitas atau lingkungan permukiman di Washington bagian barat dan tengah terendam banjir.
Puluhan operasi penyelamatan di air telah dilakukan, sementara longsoran lumpur dan puing menutup jalan raya, serta arus deras menghanyutkan jalan dan jembatan.
Pejabat setempat mengeluarkan perintah segera mengungsi pada kepada puluhan ribu warga di dataran banjir Sungai Skagit, di utara Seattle, termasuk kota pertanian Burlington yang berpenduduk hampir 10.000 jiwa.
Pada Jumat pagi, air berlumpur meluap dari saluran air dan mengalir ke rumah-rumah, memicu peringatan yang lebih mendesak bagi warga Burlington. Anggota Garda Nasional mengetuk ratusan pintu rumah di Burlington untuk menyampaikan pemberitahuan evakuasi dan membantu warga menuju tempat penampungan bila diperlukan.
Menjelang siang, perintah evakuasi dicabut untuk sebagian wilayah kota dan air mulai surut perlahan. Namun, permukaan sungai masih tinggi dan banjir bandang tetap berisiko akibat tekanan berkepanjangan pada tanggul.
Sungai Skagit mengalir dari wilayah pegunungan Cascade Range yang terjal sebelum berkelok ke barat melintasi lahan pertanian dataran rendah dan ladang tulip menuju Puget Sound. Kota-kota seperti Burlington berada di delta sungai tersebut, sehingga sangat rentan terhadap banjir.
Sungai itu mencapai puncak ketinggian 37 kaki (11 meter) semalam di Mount Vernon, kota terbesar di lembah tersebut, melampaui rekor sebelumnya beberapa inci. Tembok penahan banjir yang selesai dibangun di Mount Vernon pada 2018 berhasil bertahan dan melindungi pusat kota.
Sekitar 1.000 warga Burlington terpaksa mengungsi di tengah malam, kata Ferguson. Di beberapa area, ketinggian air dilaporkan mencapai 2 hingga 3 kaki (0,6–0,9 meter) saat merendam rumah-rumah, ujar juru bicara kepolisian Michael Lumpkin.
Wali Kota Sumas Bruce Bosch mengatakan sebagian besar kota hancur, hanya empat tahun setelah banjir serupa. Dalam pesan di media sosial, ia mengakui warga cemas untuk kembali ke rumah mereka. “Bertahanlah,” tulisnya.
"Di King County, petugas bekerja sepanjang malam untuk menutup lubang amblas pada tanggul di sepanjang Sungai Green di kawasan pinggiran Seattle, Tukwila," kata eksekutif wilayah Girmay Zahilay.
Penyelamatan Lewat Perahu dan Helikopter
Otoritas di seluruh Washington dalam beberapa hari terakhir menyelamatkan warga dari mobil dan rumah yang terendam.
Helikopter menyelamatkan dua keluarga pada Kamis dari atap rumah di Sumas yang terendam sekitar 15 kaki (4,6 meter) air, menurut Frank Cain Jr., kepala batalion Distrik Pemadam Kebakaran Whatcom County 14.
Di dekat Deming, dua rumah ambruk ke Sungai Nooksack akibat erosi di bawahnya. Tidak ada orang di dalam rumah saat kejadian. Hewan juga diselamatkan, termasuk seekor ayam jantan yang berlindung di dahan pohon. Para pengayuh kayak yang melintasi banjir di dekat Burlington mengangkat dayung mereka untuk menyelamatkan hewan tersebut.
Lebih ke selatan, di Oregon, longsor menutup sebagian jalan raya dekat pesisir Oregon tengah, menurut departemen transportasi setempat, yang menambahkan bahwa penutupan akan berlangsung jangka panjang.
Perubahan iklim dikaitkan dengan sejumlah kejadian hujan ekstrem. Para ilmuwan menyatakan bahwa tanpa studi khusus, mereka tidak dapat secara langsung mengaitkan satu peristiwa cuaca dengan perubahan iklim.
Namun secara umum, perubahan iklim bertanggung jawab atas meningkatnya intensitas dan frekuensi badai ekstrem, kekeringan, banjir, dan kebakaran hutan.