Search

Kemenhaj Cek Kesiapan Hotel yang Akan Ditempati Jemaah Indonesia di Makkah

MAKKAH, (ERAKINI) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan pengecekan ke hotel yang akan ditempati jemaah haji asal Indonesia di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (25/4/2026). Dalam kesempatan itu, Kemenhaj memastikan seluruh fasilitas hotel di Arab Saudi telah memenuhi standar layanan serta menyesuaikan kebutuhan jemaah.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Kemenhaj RI, Ihsan Faisal mengatakan, jumlah hotel yang akan digunakan jemaah haji asal Indonesia berjumlah 177 hotel. Menurut Ihsan, hotel di Makkah akan mulai ditempati jemaah Indonesia pada 30 April mendatang.

Ihsan menjamin, hotel yang disiapkan para tamu Allah dari Indonesia tersebut sangat lengkap dan nyaman karena ada banyak fasilitas yang memudahkan para jemaah dalam menjalankan aktivitasnya selama tinggal di Makkah.

"Secara umum hotel di Makkah sudah siap menerima jemaah haji Indonesia. Semua fasilitas telah disiapkan," ujar Ihsan saat meninjau Emaar Al Taqwa Hotel yang juga menjadi kantor sekretariat Sektor 2 PPIH di Syishah, Makkah.

 

Ihsan mencontohkan fasilitas yang telah disiapkan untuk jemaah haji Indonesia yakni jemuran, mesin cuci baju, restaurant, musala, klinik satelit, kamar tidur, serta fasilitas menarik lainnya. Dia berharap dengan adanya peningkatan fasilitas seperti klinik di masing-masing sektor, tingkat wafat jemaah haji Indonesia 2026 menurun sifnifikan.

"Kita semua berharap, tingkat jemaah sakit rendah," pungkasnya. 

Terkait lokasi hotel, Ihsan menyebut hotel jemaah haji Indonesia tersebar di 10 sektor yakni wilayah Syishah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah. 

Tak kalah penting, menurut Ihsan, jemaah akan mendapatkan air minum secara gratis sebanyak 1 liter per hari untuk menghindari dehidrasi akibat cuaca panas di Arab Saudi. 

Sebagaimana diketahui, operasional haji 2026/1447 H untuk Indonesia telah dimulai. Saat ini proses pemberangkatan jemaah dari tanah air ke Arab Saudi masih berlangsung.

Per sore ini, kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah telah memasuki hari ke-4 dengan total 20.330 jemaah telah tiba di Kota Nabi dari 52 kelompok terbang (kloter).

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.972 jemaah merupakan lanjut usia (lansia) yang mendapatkan perhatian khusus dalam layanan kedatangan," ujar Kepala Daker (Kadaker) Bandara Abdul Basir kepada Media Center Haji (MCH).