Yunani Jatuhkan 8,5 Ton Bantuan Makanan Melalui Udara ke Gaza untuk Warga Palestina
Akhmad Baihaqi Arsyad







“Pagi ini, dua pesawat Angkatan Udara Yunani menjatuhkan 8,5 ton pasokan makanan penting di wilayah Gaza,” kata Mitsotakis di Facebook.
“Operasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan negara-negara dari Uni Eropa dan Timur Tengah, yang bertujuan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang terdampak.”
Ia menambahkan, Yunani akan terus mengambil inisiatif untuk segera menghentikan permusuhan, membebaskan sandera, dan mengalirkan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke Gaza. “Merupakan tugas kita semua untuk segera mengakhiri penderitaan manusia,” ujarnya.
Negara-negara Barat termasuk Inggris, Prancis, dan Spanyol baru-baru ini bermitra dengan negara-negara Timur Tengah untuk mengirimkan pasokan kemanusiaan melalui udara ke wilayah Palestina tersebut.
Namun, kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina, Philippe Lazzarini, telah memperingatkan bahwa penerjunan melalui udara saja tidak akan mencegah kelaparan yang semakin parah.
PBB memperkirakan Gaza membutuhkan setidaknya 600 truk bantuan per hari untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduknya.
Kekhawatiran meningkat terkait situasi di Jalur Gaza setelah lebih dari 21 bulan perang, yang dimulai setelah kelompok militan Palestina, Hamas, melancarkan serangan mematikan terhadap Israel pada Oktober 2023.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mengamankan gencatan senjata guna menyelamatkan lebih dari dua juta penduduk wilayah tersebut dari ambang kelaparan dan membebaskan para sandera yang ditawan oleh militan Palestina.
Namun, Jumat pagi, kabinet keamanan Israel menyetujui rencana untuk melancarkan operasi besar-besaran guna merebut Kota Gaza, yang memicu gelombang kemarahan di seluruh dunia.
