MAKKAH, (ERAKINI) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan sebanyak 177 hotel siap isi dan 5 hotel cadangan untuk jemaah haji reguler di Makkah, Arab Saudi. Kemenhaj juga memastikan bahwa hotel-hotel tersebut dilengkapi fasilitas mesin cuci dan jemuran.
"Ada 177 hotel untuk jemaah haji reguler. Dan setiap negara wajib menyiapkan hotel cadangan sebanyak 1 persen, kita ada lima hotel cadangan di wilayah Syishah," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal kepada Media Center Haji (MCH) di Makkah, Jumat (24/4/2026) pagi.
Ihsan menuturkan, 177 hotel utama untuk jemaah ini tersebar di 10 sektor yakni wilayah Syishah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah. Khusus hotel cadangan lokasinya berada di di Syishah karena wilayahnya strategis dan dekat dengan jamarot.
“Harapannya dapat memperlancar skema tanazul yang rencana dioptimalkan pada musim haji tahun ini,” ucapnya.
Sebagai informasi, saat ini Kemenhaj secara bertahap sudah memberangkatkan ratusan ribu jemaah haji ke Arab Saudi. Penerbangan jemaah haji tersebut menandai dimulainya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026/1447 H.
Ratusan ribu jemaah haji Indonesia akan menginap terlebih dahulu selama 9 hari di Madinah, sebelum nantinya diberangkatkan ke Makkah untuk mengikuti rangkaian puncak Haji 1447 H.
Adapun jumlah jemaah merujuk data di Kemenhaj yakni sebanyak 203.320 jemaah. Dari jumlah tersebut sekitar 80 persen masuk kategori risiko tinggi dan 33.000 lansia berusia di atas 65 tahun.