USAID Tutup, Menkes Budi Gunadi Gerak Cepat Cari Donor Baru
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah mencari negara-negara lain untuk menjadi donor, menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menutup United States Agency for International Development atau Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).
"Kemarin saya ke Australia, kita juga dapat komitmen untuk mengamankan 130 juta dolar Australia. Walaupun dolar Australia dan dolar AS berbeda, setidaknya komitmen itu sudah kita dapat. Nanti saya akan berusaha mencari sumber-sumber donor lain," kata Menkes Budi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/2/2025).
Berdasarkan komunikasi resmi yang diterima, kata dia, meskipun bantuan dari USAID ditahan, hal itu tidak berarti bantuan tersebut dihentikan sepenuhnya. "Bantuan yang diberikan USAID pada Indonesia sekitar 100 juta dolar AS atau hampir Rp1 triliun. Bantuan ini tidak langsung diberikan ke Kemenkes, tetapi melalui pihak ketiga," jelas Budi.
Pada tahun 2023, USAID telah menyalurkan sekitar USD153 juta untuk berbagai proyek di Indonesia, termasuk dukungan untuk antikorupsi, perubahan iklim, pendidikan, dan kesehatan.
Salah satu bantuan yang diberikan USAID adalah dana senilai USD882.750 (sekitar Rp13,35 miliar) kepada Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk mendanai kegiatan vaksinasi polio di Indonesia.


















