Letjen TNI (Purnawirawan) Anto Mukti Putranto adalah salah satu anggota Kabinet Merah Putih yang memiliki hobi unik dan tergolong ekstrem, yakni offroad. Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Letjen TNI (Purnawirawan) Anto Mukti Putranto adalah salah satu anggota Kabinet Merah Putih yang memiliki hobi unik dan tergolong ekstrem. AM Putranto yang dipercaya Presiden Prabowo Subianto menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), dikenal memiliki hobi .
Di dunia otomotif, jenderal yang akrab disapa Bro AMP ini ternyata sudah tak asing lagi. Semasa aktif di TNI, AM Putranto cukup perhatian terhadap olahraga offroad.
Sepanjang hidupnya, ia sudah menjelajahi puluhan atau bahkan ratusan medan offroad yang penuh rintangan, baik daratan, sungai, hingga pegunungan. Tapi menariknya, ia tidak hanya menjadikan offroad sebagai kesenangan belaka, tapi peduli terhadap kemajuan olahraga penuh adrenalin ini.
Saat ini ia tercatat sebagai salah satu Dewan Pembina Pengurus Pusat Indonesia Offroad Federation (PP IOF). Ia juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2021-2024.
Ia juga pernah menduduki posisi sebagai Dewan Pelindung JKOne, Pembina JK Merah Putih Community (JKMPC), Dewan Penasihat Pajero Indonesia One, Dewan Pembina Persatuan Penggemar American Jeep Indonesia (PPAJI), dan Dewan Pembina Jeep Palembang Nian (JPN).
Berkat kecintaannya terhadap dunia otomotif, tak heran bila AM Putranto sudah menerima berbagai penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya. Ia beberapa kali mendapat award dari Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI), dan pernah dinobatkan IMI Sumatera Selatan sebagai Lifetime Achievement. Ia dianggap sebagai salah satu tokoh otomotif karena telah mengangkat dunia offroad dan menyediakan lokasi track di Palembang serta sekitarnya.
Saat masih aktif di TNI AD, AM Putranto memang berkontribusi langsung dan memberikan support penuh dalam penyelenggaraan event-event otomotif. Seperti Kejurnas Sprint Rally, Speed Rally, dan berbagai event offroad.
Bagi AM Putranto, bergabung dalam komunitas otomotif bukan sekadar sebagai tempat penyaluran hobi belaka. Komunitas sebagai wadah perkumpulan harus mampu dan bisa bermanfaat bagi orang banyak. Untuk itulah, dalam setiap kegiatan offroad ia selalu menyelinginya dengan misi kemanusiaan, yakni berbagi dengan sesama.
Menariknya, Putranto juga ternyata jago dalam memodifikasi mobil offroad. Hobi berkendara offroad sejak remaja membuatnya senang membuat dan memodifikasi mobil offroad bersama timnya.
Beberapa karyanya sudah dipamerkan di beberapa event besar, seperti dalam ajang Indonesia International Motor SHow (IIMS) Hybrid 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara. Di ajang itu, lewat booth IOF, AMP Garage memamerkan dua kendaraan buatannya. Pertama, Monster MRCV berbasis Land Rover Defender dan The Conqueror Jeep.
Ia juga hadir dalam Saber Monarch Art-Omotife Fest (MAF) Surabaya 2023. Di ajang itu ia menghadirkan mobil berdesain dasar Toyota FJ 40 yang ia kerjakan hampir 9 bulan. Dari mulai yang awalnya 4 roda diubah menjadi 6 roda 6×6.
Mobil hasil kreasi alumni SMAN 1 Jember ini dilengkapi bak air di bawah badan mobil. Tujuannya agar saat bepergian dan menginap di tempat yang sulit air bersih, tetap tersedia air untuk kebutuhan memasak. Alumni SMAN 1 Jember ini sudah membuat puluhan mobil offroad.
Perjalanan Karier Militer AM Putranto adalah pria kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 26 Februari 1964. AM Putranto menyelesaikan pendikan di Akademi Militer (dulu bernama Akabri) tahun 1987.
Setelah lulus Akmil AM Putranto telah mengikuti berbagai pendidikan militer, mulai dari pendidikan dasar kecabangan Infanteri, pendidikan lanjutan perwira, hingga Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) dan Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI).
Di luar pendidikan militer di dalam negeri, ia juga mengikuti kursus-kursus internasional, seperti Joint Readiness Training Center di Amerika Serikat pada 1997 dan misi perdamaian PBB di Lebanon pada 2007-2008.
AM Putranto memulai karier militer di satuan Infanteri Lintas Udara, dengan penempatan pertama di Batalyon Infanteri Lintas Udara 612/Modang. Pada tahun 2000, ia dipercaya menjabat Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 433/Julu Siri di Makassar.
Pada tahun 2007 hingga 2008, ia terpilih sebagai Komandan Kontingen Garuda XXIII-B untuk misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).
Pengalaman ini memberinya reputasi internasional sehingga membuat kariernya terus menanjak. Pada 2013, ia dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal dan menjabat sebagai Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI hingga tahun 2016.
Pada tahun 2016, ia dimutasi menjadi Pangdivif 1/Kostrad hingga 2017. Dengan jabatan ini pangkatnya naik menjadi Mayor Jenderal atau bintang 2.
Tak butuh lama, pada tahun 2017 ia dipromosikan menjabat Pangdam II/Sriwijaya. Dua tahun kemudian ia naik pangkat menjadi Letnan Jenderal setelah menjabat Komandan Kodiklat TNI AD.
Pada tahun 2022, AM Putranto memasuki masa pensiun. Tetapi, Setelah pensiun dari militer ia ditunjuk sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk Matra Darat Bidang Alutsista.
Kedekatannya dengan Prabowo terus berlanjut hingga sekarang. Setelah Prabowo menjadi Presiden, AM Putranto tetap ikut ke Istana. Pada 21 Oktober 2024, ia dipercaya menjabat Kepala Staf Kepresidenan.