Profil Connie Bakrie, Pengamat Pertahanan Berpengaruh yang Dilaporkan Kasus Hoax
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Pengamat pertahanan, militer, dan intelijen, Connie Rahakundini Bakrie dilaporkan kasus hoax ke Polda Metro Jaya oleh Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) dan Jaringan Pemuda Untuk Demokrasi (JPUD).
Kini, polisi memanggil Connie Bakrie untuk dimintai keterangan di Mapolda Metro Jaya pada Senin (2/12/2024). Namun, Connie mengkonfirmasi ketidakhadirannya karena sedang berada di Rusia. Connie juga menyebut bahwa kasus itu tidak memiliki urgensi.
AMUK dan JPUD sendiri menganggap postingan Connie di Instagram terkait proses Pemilu 2024 menyesatkan. Connie dianggap menyebarkan informasi yang tidak benar.
"Saya tidak tahu menahu soal pemanggilan kasus itu. Saya mendapatkan foto panggilan tersebut melalui pesan WhatsApp sehari yang lalu," kata Connie dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta pada Senin (2/12/2024).
Connie mengungkapkan bahwa ia merasa pemanggilan Polda Metro Jaya tidak memiliki urgensi yang besar. Ia menilai aneh ketika kuasa hukumnya tiba-tiba menghubungi pada Minggu pagi (1/12/2024) dan meminta dirinya hadir pada Senin (2/12/2024).
Siapakah Connie Bakrie? berikut ulasan profilnya:
Dilansir dari berbagai sumber pada Senin (2/12/2024), Connie Rahakundini Bakrie, lahir di Bandung pada 3 November 1964. Dia merupakan seorang akademisi dan pengamat ternama di bidang keamanan dan militer.


















