Pendukung Ricuh usai Sidang Putusan, SYL Minta Maaf
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan permintaan maaf terkait insiden kericuhan pendukungnya usai sidang pembacaan putusan kasus korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan), terhadap dirinya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (11/7/2024).
"Saya minta maaf kepada teman-teman pers kalau tadi ada seperti itu (ricuh), tidak ada niat seperti itu," ujar SYL usai sidang pembacaan putusan.
Kericuhan itu terjadi ketika SYL yang dikawal polisi dikerumuni pendukungnya saat hendak keluar usai sidang vonis. Seketika terjadi saling dorong antara pendukung SYL, para wartawan, hingga petugas keamanan. Wartawan yang telah mengambil tempat di depan ruang sidang terdorong oleh pendukung SYL. Wartawan berusaha mempertahankan tempat, tetapi pendukung SYL terus mendorong.
Saat Hakim Ketua Rianto Adam Pontoh menutup sidang, suasana sebenarnya masih terkendali. Namun, sejumlah pendukung dan wartawan langsung mendekat saat SYL ingin menemui keluarganya. Upaya untuk mengabadikan momen ini mengakibatkan kerumunan wartawan dengan pendukung SYL hingga merusak pembatas ruang sidang.
Kerusuhan ini juga merusak kamera TV dua stasiun media dan beberapa alat liputan lainnya, termasuk tripod. Situasi menjadi tidak terkendali, dan aparat keamanan mengambil tindakan pencegahan dengan membawa kembali ke dalam ruang sidang.

















