6 Tradisi Unik Perayaan Natal di Indonesia yang Penuh Makna
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Umat Kristiani di dunia hari ini, 25 Desember 2025, merayakan Natal, termasuk di Indonesia. Di Indonesia Natal dirayakan dengan beragam cara.
Tak sekadar menghias pohon dengan berbagai ornamen, tradisi perayaan Natal di berbagai daerah di Indonesia menjadi simbol kebersamaan yang telah dilakukan secara turun-temurun secara zaman nenek moyang. Bahkan, setiap tradisi perayaan Natal tersebut kental dengan budaya asli, sekaligus menyimpan banyak makna mendalam.
Selain kegiatan ibadah di gereja, perayaan Natal umat Kristiani biasanya identik dengan berkumpul bersama keluarga dan lingkungan sekitar. Berikut 6 tradisi Natal di Indonesia yang terkenal unik dan penuh makna:
1. Rabo-Rabo (Jakarta)
Di balik kota Metropolitan yang terkenal dengan gaya hidup modern, Jakarta memiliki tradisi Natal yang terkenal unik dan masih dilestarikan sampai sekarang, yakni Rabo-Rabo. Tradisi Rabo-Rabo bisa ditemukan di Kampung Tugu, Kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Kawasan ini disinggahi sekelompok pemeluk agama Kristen keturunan Portugis.
Dilakukan setiap menjelang Hari Natal, Rabo-Rabo diartikan sebagai “Ekor-Mengekor”, atau dalam bahasa Kreol Portugis adalah dilakukan dengan berkeliling area kampung dan mengunjungi rumah-rumah kerabat, sambil menyanyikan lagu keroncong.
Di puncak perayaan Rabo-Rabo akan dilakukan tradisi mandi-mandi, yaitu menggambar wajah satu sama lain dengan bedak putih. Menurut kepercayaan, kegiatan tersebut menyimbolkan penebusan dosa dan pengampunan, serta untuk memulai dan menyambut Tahun Baru dalam keadaan bersih.


















