Perjalanan Karier Hamzah Haz: Dari Guru, Bos Media, hingga Pimpin Negara
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Indonesia kembali kehilangan tokoh bangsa. Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz meninggal dunia pada Rabu (24/7/2024) pagi.
Hamzah Haz merupakan sosok inspiratif dan teladan bagi anak bangsa. Hamzah Haz yang lahir 5 Februari 1940 ini memulai karier menjadi guru hingga menjabat Wakil Presiden Republik Indonesia kesembilan pada tahun 2001 bersamaan dengan naiknya Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden.
Dirangkum dari berbagai sumber, sejak SMP Hamzah sudah aktif berorganisasi. Lulus dari Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) di Pontianak, ia menjadi sempat menjadi guru dan wartawan salah satu surat kabar di Pontianak dari tahun 1960-1962.
Pada tahun 1965, setelah kembali ke Pontianak, Hamzah melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, mengambil Jurusan Ekonomi Perusahaan.
Aktivitas organisasinya yang dimulai sejak SMP terus berkembang hingga kuliah. Saat kuliah Hamzah aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dan terpilih sebagai ketua.
Di luar kampus, Hamzah Haz menjadi Ketua Presidium KAMI Konsulat Pontianak dan mewakili Angkatan 66 di DPRD Kalimantan Barat.
Hamzah pernah menjadi Wakil Ketua DPW Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Barat. Kemudian, mewakili NU di Gedung DPR/MPR Senayan tahun 1971.
Setelah NU berfusi ke dalam Partai Persatuan Pembangunan, ia terpilih menjadi anggota DPR mewakili PPP. Di PPP, ia sudah beberapa periode menjadi pengurus. Terakhir, Hamzah Haz terpilih menjadi Ketua Umum PPP pada akhir 1998.


















