Profil PDIP! Dari Kudatuli 3 Kali Juara Pemilu, 2 Kali Menangkan Pilpres
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan partai terbesar di Indonesia saat ini. Pada Pemilu 2024, PDIP mendapat nomor urut 3.
PDIP saat ini dimpimpin Megawati Soekarnoputri, putri dari Proklamator RI Soekarno (Bung Karno). Lalu Hasto Kristiyanton sebagai Sekjen, dan Olly Dondokambey selaku Bendahara Umum.
Pada Pilpres 2024, PDIP mengusung pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. PDIP merupakan partai pengusung Presiden Jokowi dalam dua kali Pilpres sebelumnya, dan memenangkannya.
PDIP pertama kali mengiktui Pemilu pada tahun 1999. Sejak itu, atau dalam lima kali keikutsertaannya dalam Pemilu, PDIP tiga kali keluar sebagai pemenang.
Pada Pemilu 1999 PDIP menempati posisi pertama dengan meraih 35.689.073 suara (33,74%). Pada Pemilu 2004, posisi PDIP turun ke peringkat dua dengan 21.026.629 suara (18,53%). Pada Pemilu berikutnya tahun 2009, suara PDIP kembali anjlok dan menempati posisi ketiga dengan perolehan 14.600.091 suara (14,03%).
PDIP kembali bangkit pada Pemilu 2014, dan kembali ke posisi teratas dengan meraih 23.681.471 suara (18,95%). PDIP mempertahankan posisinya pada Pemilu 2019 dengan raihan 27.053.961 (19,33%).
PDIP memiliki sejarah panjang dalam kiprahnya di perpoltikan Indonesia. PDIP didirikan pada 10 Januari 1999 di Lenteng Agung Jagakarsa, Jakarta Selatan. Saat ini kantor pusat PDIP berada di Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat.
Di tempat itu sebelumnya merupakan kantor PDI di masa Orde Baru. Di lokasi itu pernah terjadi peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 atau dikenal dengan istilah Kudatuli.
Mengutip laman resminya, Kamis (8/2/2024), sejarah PDIP tak lepas dari keberadaan Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan oleh Ir Soekarno pada 4 Juli 1927. PNI bergabung dengan Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Partai Murba), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Partai Katolik. Partai gabungan tersebut kemudian dinamakan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 10 Januari 1973.


















