Perwira TNI AU Harumkan Indonesia di Kancah Global, Kapten POM Aulia Noprizal Raih Honor Graduate di AS
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Perwira Polisi Militer TNI Angkatan Udara, , S.S.Than, M.Sc, mengharumkan nama Indonesia di kancah global.

JAKARTA, (ERAKINI) - Perwira Polisi Militer TNI Angkatan Udara, , S.S.Than, M.Sc, mengharumkan nama Indonesia di kancah global.





Ia meraih predikat Honor Graduate Student dengan capaian GPA 97,9 pada pendidikan Military Police Captain Career Course (MPCCC) di United States Army Military Police School (USAMPS), Missouri, Amerika Serikat. Program pendidikan tersebut berlangsung dari 28 April hingga 25 Oktober 2025.
“Predikat tersebut diberikan atas prestasi akademik di atas rata-rata selama mengikuti program pendidikan yang setara dengan Sekolah Komando dan Staf Angkatan Udara (Sekkau) di Indonesia,” ujar Kadispenau Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).
Pendidikan MPCCC diikuti 33 perwira yang terdiri atas enam siswa internasional dan 27 siswa dari Amerika Serikat. Program ini bertujuan membangun profesionalisme, memperkuat kerja sama militer, serta meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan perencanaan operasi kepolisian militer di tingkat batalyon dan brigade.
Menurut I Nyoman, keberhasilan Kapten Aulia menjadi bukti bahwa TNI AU mampu melahirkan prajurit berkualitas yang mampu bersaing di dunia internasional.
“Capaian ini mencerminkan kompetensi, dedikasi, dan profesionalisme perwira TNI AU di kancah global, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam kerja sama pertahanan dan keamanan internasional,” tegasnya.
Ia berharap seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan di Tanah Air demi mendukung kemajuan organisasi TNI AU.
Aulia Noprizal Syahputra merupakan salah satu penggawa Agrata Anoradha. Kapten Aulia sendiri bukan sosok baru dalam dunia akademik. Sebelumnya, ia berhasil menuntaskan pendidikan magister di S Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU) Singapura, melalui Ministry of Defence Postgraduate Scholarship tahun akademik 2023/2024.
Di RSIS, ia mendalami bidang kebijakan pertahanan dan keamanan, kebijakan luar negeri, intelijen dalam kondisi damai maupun perang, serta isu-isu keamanan global.



